Podiumnews.com / Aktual / Sosial Budaya

Upacara Membayar Sari Alam Digunakan Manusia

Oleh Editor • 23 Maret 2023 • 15:46:00 WITA

Upacara Membayar Sari Alam Digunakan Manusia
Sekda Badung Wayan Adi Arnawa melaksanakan persembahyangan Tawur Agung Kesanga di Jaba Sisi Pura Lingga Bhuana, Selasa (21/3). (foto/adi)

MANGUPURA, PODIUMNEWS.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung melaksanakan upacara Tawur Agung Kesanga, pada Selasa (21/3) di Adipraja Mangupraja Mandala Puspem Badung (Jaba Sisi Pura Lingga Bhuana), Mangupura.

Upacara serangkaian Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1945 yang di-puput tujuh sulinggih ini dihadiri Sekda Badung Wayan Adi Arnawa, Ketua DPRD Badung Putu Parwata dan Ketua PHDI Badung Gede Rudia Adiputra

Sekda Wayan Adi Arnawa mengatakan, upacara Bhuta Yadnya Tawur Agung Kesanga bertujuan untuk mewujudkan keselarasan dan kesejahteraan alam lingkungan.

Karena itu menurut dia, tawur artinya membayar atau mengembalikan. Yaitu mengembalikan sari-sari alam yang telah digunakan umat manusia. Sari-sari alam itu dikembalikan melalui upacara tawur yang dipersembahkan kepada para bhuta. Tujuannya agar para bhuta tidak mengganggu umat manusia, sehingga dapat hidup secara harmonis.

“Tilem Kesanga atau Pengerupukan merupakan hari penyucian/nyomia bhuta menjadi dewa dalam rangka kita menyambut Hari Suci Nyepi. Dan, visualisasi dari para bhuta nanti malam ada pengarakan ogoh-ogoh, yang mempunyai filosofi bagaimana kita bisa menyingkirkan sifat bhuta (sifat jahat) sebelum melaksanakan Hari Suci Nyepi,” jelasnya.

“Pelaksanaan Nyepi menjadi momentum untuk melakukan refleksi dan reposisi jati diri kita terkait dengan kehidupan, agar kita selalu menjaga keseimbangan dengan Tuhan, sesama manusia dan alam lingkungan,” imbuhnya.

Untuk itu, pihaknya pun mengajak masyarakat agar melaksanakan Catur Brata Penyepian secara tertib dan hikmat. “Dan yang paling penting masyarakat bisa menjaga keamanan pelaksanaan Nyepi. Karena Hari Suci Nyepi juga menjadi perhatian masyarakat dunia,” ujarnya. (adi/sut)