Bupati Tabanan 31 Kali ”Ngantor di Desa”
Tabanan PR – Hingga Kamis (30/3) ini, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya sudah 31 kali “Ngantor di Desa”.
Kali ini ia bersama sejumlah jajarannya bekantor di Desa Tua, Kecamatan Marga, Tabanan.
Tampak mendampingi Sekda Tabanan, para Asisten, Kepala OPD terkait dan Paiketan Krama Istri (Pakis) Tabanan
Seperti di tempat sebelumnya, selain menyerap dan bertemu masyarakat, Sanjaya juga meninjau aset BUMDes guna mengetahui potensi desa dan peresmian penghotmix-kan jalan.
Sanjaya mengatakan program ini sangat efektif karena aspirasi masyarakat cepat terserap dan tertangani
"Kami ingin dengan Ngantor di Desa bisa mempercepat proses pembangunan. Kita harus langsung fokus ke hilir, baik melalui jalur teknokrat ataupun partisipatif,” ujarnya.
“Kita langsung masuk sebagai program partisfatif, sehingga kita bisa melihat semua apa yang ada di desa. Kita bisa melihat secara langsung, karena semua program (pemerintah, red) kabupaten, provinsi dan juga program Presiden, semua lokusnya ada di desa,” imbuhnya.
Seperti di Desa Tua terkait pengembangan pembangunan potensi Kolam Renang Yeh Kakul dan Desa Wisata Kayu Putih.
“Itulah sebabnya saya Ngantor di Desa melihat secara langsung apa potensinya desa itu, apa kelebihannya, apa kekurangannya bisa dilihat secara langsung,” ucapnya.
“Tinggal saya kawinkan dengan program di OPD. Misalkan tadi curhat tentang infrastruktur, sandingkan dengan Kadis PU. UMKM saya kawinkan dengan Dinas Perdagangan, Ketahanan Pangan, Pertanian, Perikanan dan lain-lain”.
I Nyoman Wiryadana selaku pengelola Kolam Renang Yeh Kakul meminta agar Pemda Tabanan turut membantu pengembangan kolam renang yang telah beroperasi mulai 21 September 2021 tersebut. (adi/sut)