Podiumnews.com / Aktual / News

Kapolres Badung Pantau Pengamanan Paskah

Oleh Editor • 09 April 2023 • 17:42:00 WITA

Kapolres Badung Pantau Pengamanan Paskah
Kapolres Badung AKBP Teguh Priyo didampingi Wakapolres Kompol Diah Kurniawandari, Kabag Ops dan Kapolsek Mengwi dan Kasat Intelkam melakukan pemantauan pengamanan Paskah di Gereja Kristus Raja Abianbase, pada Minggu (9/4/2023) di Badung. (foto/hes)

MENGWI, PODIUMNEWS.com - Kapolres Badung AKBP Teguh Priyo Wasono pantau pengamanan perayaan Paskah di Badung, pada Minggu (9/4/2023).

Hal ini guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama perayaan Paskah berjalan aman dan lancar.

Dalam pemantauan itu, Kapolres Badung AKBP Teguh Priyo Wasono memeriksa kesiapan personel kepolisian yang bertugas di sejumlah gereja dan tempat-tempat ibadah.

Ia juga melakukan pengecekan terhadap kendaraan patroli dan peralatan pengamanan lainnya yang telah disiapkan.

"Saya memantau pengamanan Paskah hari ini untuk memastikan semua persiapan dan pengamanan telah dilakukan secara maksimal," ujar Kapolres AKBP Teguh di Gereja Kristus Raja Abianbase, Mengwi, Badung.

“Kami akan memberikan perlindungan dan pengamanan kepada masyarakat yang merayakan Paskah dengan aman dan nyaman," imbuhnya.

Selanjutnya, Kapolres Badung didampingi Wakapolres Kompol Putu Diah Kurniawandari, Kabag Ops dan Kapolsek Mengwi dan Kasat Intelkam serta anggota kepolisian Resor Badung berkeliling memantau sejumlah titik pengamanan untuk memastikan kesiapan personel dan peralatan pengamanan.

Sementara itu, jajaran Samapta Polres Badung dipimpin Kasat Samapta AKP I Wayan Sukarya melaksanakan sterilisasi di sejumlah gereja dalam rangka perayaan wafatnya Yesus Kristus (Minggu Paskah).

Sterilisasi ini dilaksanakan di Gereja Kristen Katolik Theresia, Tanggeb, Kelurahan Abianbase, Kecamatan Mengwi, Badung.

Sterilisasi di tempat-tempat ibadah rutin dilaksanakan untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Polisi mengimbau umat Kristiani yang akan melaksanakan ibadah jangan membawa barang yang tidak perlu. Seperti membawa barang dalam tas pastik, sehingga polisi dan petugas keamanan gereja lebih mudah melakukan pengawasan.

"Mari sama-sama saling menjaga dan mengingatkan, sehingga apa yang diharapkan yakni situasi yang aman dan nyaman tetap terjaga," ujarnya. (hes/sut)