Podiumnews.com / Aktual / Pemerintahan

Badung Lengkap Pertama PTSL di Indonesia

Oleh Editor • 25 Mei 2023 • 18:35:00 WITA

Badung Lengkap Pertama PTSL di Indonesia
Bupati Giri Prasta mendampingi Menteri ATR)/ BPN RI Hadi Tjahjanto saat acara Launching Kabupaten Badung Lengkap Pertama di Indonesia dan penyerahan sertifikat kepada PHDI, (25/5/2023) di Mangupura. (foto/adi)

MANGUPURA, PODIUMNEWS.com - Kabupaten Badung menjadi kabupaten lengkap pertama di Indonesia dalam pelaksanaan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Demikian diungkapkan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) Hadi Tjahjanto saat acara Launching Kabupaten Badung Lengkap Pertama di Indonesia yang dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat kepada PHDI, Kamis (25/5/2023) di Mangupura.

Hadi Tjahjanto mengatakan terpilih Badung karena telah berhasil memetakan dan mensertipikatkan 99,85 persen tanah di wilayah tersebut. Maka, Badung kemudian dideklarasikan sebagai kota/kabupaten lengkap administrasi pertanahan pertama di Indonesia.

“Ini menjadikan Badung mampu memberikan kepastian hukum kepada seluruh masyarakat atas hak tanahnya, sehingga perekonomian otomatis menjadi maju,” ujarnya.

Ia juga berharap hal ini dapat dilanjutkan pada tingkat provinsi, sehingga Bali dapat menjadi provinsi lengkap pertama dilengkapi sistem digital terhadap aset tanah yang dimiliki. “Dengan harapan Bali menjadi tujuan investor untuk berinvestasi,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengatakan bahwa Pemkab Badung berupaya memberikan pelayanan terbaik bidang administrasi pertanahan melalui program PTSL.

Tujuannya, lanjut Giri Prasta, supaya masyarakat memiliki perlindungan dan kepastian hukum atas aset properti yang dimilikinya. “Ini juga akan memberikan jaminan kepastian hukum kepada investor untuk berinvestasi di Badung,” tegasnya.

Untuk pihaknya juga telah menyelesaikan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Badung dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), dan saat ini telah masuk RTRK/Ruang Teknis Ruang Kawasan.

“Dari enam kecamatan di Kabupaten Badung, kita sudah lengkap. Tinggal kita melakukan migrasi data ke digitalisasi untuk mempermudah akses informasi maupun peta bidang tanah dalam proses investasi,” ujarnya. (adi/sut)