Podiumnews.com / Khas /

Dinas Kebudayaan Badung Selenggarakan Seminar Tentang Sarana Upakara

Oleh Podiumnews • 03 Juni 2019 • 06:38:27 WITA

Dinas Kebudayaan Badung Selenggarakan Seminar Tentang Sarana Upakara
Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung menyelenggarakan seminar tentang tata cara pembuatan sarana ulam upakara dan pelaksanaan upacara yadnya, bertempat di Museum Yadnya.

MANGUPURA, PODIUMNEWS.com - Guna meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bentuk, fungsi, makna, sarana upakara dan pelaksanaan upacara yadnya, Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Badung menyelenggarakan seminar tentang tata cara pembuatan sarana ulam upakara dan pelaksanaan upacara yadnya, bertempat di Museum Yadnya yang terletak disebelah barat Pura Taman Ayun, Desa Mengwi, Kabupaten Badung, Senin (27/5).

Hadir sebagai narasumber Ida Pedanda Gede Giri Dwija Guna dari Gria Giri Sari Uma Ngenjung Angantaka, Badung. Kadisbud Kabupaten Badung, IB Anom Bhasma, dan epala Kantor Kementerian Agama Kab Badung. Seminar diikuti bendesa adat se-Kabupaten Badung, para serati banten serta para pelajar SMA dan SMP di Kabupaten Badung. Seminar akan diisi dengan "dharmatula" tanya jawab yang dilaksanakan27 Mei 2019 sampai Rabu (31/7).

Dalam keterangannya, Ketua panitia pelaksana dari kegiatan seminar ini, Ida Ayu Komang Kalpika, menyampaikan, dasar yang menjadi pelaksanaan seminar ini adalah Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 5 Tahun 2019 dan Surat Keputusan Bupati Badung tentang pembentukan panitia, penunjukan narasumber dan peserta seminar pengelolaan kekayaan budaya, pembuatan ulam upakara dan belajar bersama di museum yadnya.

Lebih lanjut dikatakan seminar tentang tata cara pembuatan sarana ulam upakara dan pelaksanaan upacara yadnya ini memiliki tujuan untuk meningkatkan pengetahuan para peserta seminar di kehidupan sehari-hari dalam melaksanakan upacara yadnya. "Semoga dengan dilaksanakannya Seminar ini dapat menambah pengetahuan dan wawasan para peserta kedepannya di Kabupaten Badung dalam melaksanakan upakara dan upacara yadnya," ungkapnya.

Kadisbud Badung, IB Anom Bhasma, mengatakan, sosialisasi kepada para peserta seminar yaitu para bendesa adat dan serati banten tentang bagaimana pelaksanaan upakara dan upacara yadnya terutamanya dewa yadnya. "Kami ingin meluruskan persepsi di masyarakat dengan menghadirkan narasumber untuk memberikan pengetahuan tentang ukuran upakara itu seperti apa dan bagaimana tingkatan sesuai dengan kemampuan,” jelasnya.

Dia berharap, masyarakat dapat mengerti dan memahami makna filosofi dari upakara dalam pelaksanaan upacara yadnya. Lebih lanjut, pihaknya juga mengharapkan generasi muda siswa-siswi pelajar di Kabupaten Badung agar mengetahui tentang upacara yadnya, bagaimana proses membuat sarana ulam upakara. "Ini akan kami agar generasi muda Kab Badung mengetahui sejak dini makna dan fungsi upakara dalam upacara yadnya," imbuhnya. (HER/PDN)