Podiumnews.com / Aktual / Ekonomi

Puluhan Tahun Potensi Laut Cuma Buat Pariwisata

Oleh Editor • 06 Juni 2023 • 17:51:00 WITA

Puluhan Tahun Potensi Laut Cuma Buat Pariwisata
Sekda Bali Dewa Indra saat membuka seminar nasional Kebertahanan Bali Segara (KBS) dengan tema ”Trisakti Bung Karno untuk Kebertahanan Pangider Bali”, pada Selasa (6/6/2023) di Denpasar. (foto/adhi)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Puluhan tahun potensi laut di Bali pengelolaannya cuma fokus pada perspektif pariwisata. Padahal jika digali lagi pontesinya jauh masih sangat besar untuk dapat mendongkrak perekonomian daerah dan masyarakat Bali.   

Demikian diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra saat membuka seminar nasional Kebertahanan Bali Segara (KBS) dengan tema ”Trisakti Bung Karno untuk Kebertahanan Pangider Bali”, pada Selasa (6/6/2023) di Denpasar.  

Menyikapi potensi kelautan sangat besar dimiliki Bali itu, maka kata Dewa Indra, Gubernur Bali Wayan Koster menggagas sebuah transformasi yang disebut Ekonomi Kerthi Bali.

“Melalui gerakan ini, ekonomi Bali diharapkan bisa bertransformasi dan tidak berputar-putar hanya pada potensi pariwisata,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia berharap, seminar tersebut mampu menambah wawasan dan perspektif para peserta. Sehingga ke depannya dapat memberi perhatian yang lebih serius terhadap potensi maritim atau kelautan Bali.

Dewa Indra juga menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan seminar yang mengusung tema kebertahanan pangider Bali. Disebutkan olehnya, dalam perspektif masyarakat Bali, laut memiliki makna sekala dan niskala.

Secara sekala, laut merupakan penghubung Bali dengan pulau lainnya di Indonesia. Selain sebagai penghubung antar pulau, secara sekala laut juga menyimpan potensi melimpah yang bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat. Selain itu, laut juga punya makna niskala yang secara spiritual disebut sebagai pangider.

“Sebagai pangider, laut memiliki fungsi sebagai penjaga Bali, mencegah masuknya dampak pengaruh buruk,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar Permana Yudiarso yang menjadi narasumber pada seminar itu juga menyinggung besarnya potensi maritim dimiliki Indonesia, khususnya Bali. Dijelaskan olehnya, Indonesia memiliki laut seluas 6,4 km persegi dan 9.336 km persegi berada di wilayah perairan Pulau Bali.

“Sedangkan luas daratan Pulau Bali yaitu 5.590 meter persegi. Jadi kalau dibandingkan, memang jauh lebih luas wilayah lautnya,” ungkapnya.

 Oleh sebab itu, laut menyimpan potensi yang sangat besar yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh komponen melakukan aksi nyata untuk mewujudkan komitmen pemerintah menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Sedangkan narasumber lain, Penyarikan Agung MDA Bali I Ketut Sumarta juga mempunyai pendapat yang serupa dengan Sekda Dewa Indra. Menurutnya, laut memiliki makna yang sangat penting dalam kehidupan krama Bali.

Seminar yang merupakan rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno V Tahun 2023 ini menghadirkan juga narasumber Pakar Kelautan dan Perikanan Dr I Ketut Sudiarta. (adhi/sut)