Podiumnews.com / Aktual / Advertorial

Tingkatkan Wawasan UMKM, Pemkab Badung Gelar Pelatihan Barista

Oleh Editor • 12 Juni 2023 • 15:40:00 WITA

Tingkatkan Wawasan UMKM, Pemkab Badung Gelar Pelatihan Barista
Diskopumkp Badung menggelar pelatihan barista, Senin (12/6/2023) di Mangupura. (foto/diskominfo badung)

MANGUPURA, PODIUMNEWS.com - Pemkab Badung melalui Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (Diskopumkp) Badung menggelar pelatihan barista, Senin (12/6/2023). Pelatihan di Ruang Rapat Cempaka Diskopukmp Badung mendatangkan narasumber dari Lembaga Pelatihan Kerja Swasta dan Sekolah Perhotelan Bali. Pelatihan kepadan 28 UMKM ini diharapkan dapat menambah wawasan, softskil, dan tentunya dapat meningkatkan pelanggan.

Kadiskopukmp Badung I Made Widiana mengatakan, kegiatan ini tidak hanya digelar untuk UMKM yang sudah membuka kedai kopi, melainkan juga kepada pelaku usaha baru. Dalam pelatihan barista ini dilaksanakan dalam rangka menambah wawasan dan softskill pada pelaku UMKM.

“Kedai kopi yang ngetren sekarang, malah para maniak kopi cukup lumayan, bagi kalangan muda juga sangat senang nongkrong di kedai kopi atau barista. Sehingga kami dari dinas yang membidangi itu memfasilitasi dari pelatihan untuk menambah wawasan softskil-nya. Karena mungkin akan beda dari sebeluk dan sesudah mereka mendapatkan pelatihan, sehingga akan menambah kasanah daripada varian kopi yang akan disajikan kepada konsumen,” ujar Widiana.

Pihaknya pun menyebutkan, pelatihan ini diberikan kepada 28 pelaku UMKM. Bahkan Dinkopukmp Badung sedang merancang pemberian bantuan alat. “Setelah adanya alat ini mereka akan bisa bergerak, daripada hanya setengah-setengah. Kita hanya memberikan pelatihan pengetahuan saja tetapi tidak kita bantu atau hibahkan berupa alat,” ungkap mantan Camat Kuta Selaran.

Lebih lanjut Widiana menambahkan, saat ini juga sudah dirancang terkait fasilitasi bantuan modal. Bahkan ia menegaskan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta sudah menginstuksikan hal tersebut. Hanya saja, saat ini perlu membuat kajian dan dasar-dasar hukum, agar tidak salah dalam hal mencairkan dana pemerintah.

“Kita akan subsidi dengan bunganya, artinya mereka dari yang namanya kredit kita fasilitasi kredit di salah satu bank. Kita akan kerjasamakan nanti bunganya itu akan dibayar pemerintah. Sehingga akan nyambung dan akan ringan sekali. Itu nanti kebijakan yang sedang kami godok terus,” jelasnya. (adv)