Bupati Tabanan Kecam Dua Remaja Panjat GWS
TABANAN, PODIUMNEWS.com - Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya geram dan mengecam aksi pasangan muda mudi remaja duduk di bagian atas Panggung Terbuka Garuda Wisnu Serasi (GWS).
“Pemerintah dan masyarakat harus bersatu, bergotong royong, menjaga seluruh fasilitas umum yang ada, bukan sebaliknya malah menggunakannya untuk hal-hak yang negatif. Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Tabanan mengecam keras tindakan pelaku karena ini sangat tidak etis,” tegasnya, Senin (19/6/2023) di Tabanan.
Tak hanya mengecam, Bupati Sajaya segera tindaklanjuti kasus tersebut untuk memberikan efek jera.“Sebagai salah satu upaya agar kasus serupa tidak terulang lagi di kemudian hari,” terangnya.
Namun, Bupati Sanjaya tidak menampik pengamanan fasilitas umum di Tabanan belum maksimal. Seperti rambu-rambu larangan, jumlah kamera CCTV yang masih terbatas.
“Garuda Wisnu Serasi merupakan tempat umum yang biasa digunakan warga untuk rekreasi dan melakukan kegiatan-kegiatan, baik kegiatan oleh pemerintah maupun masyarakat. Karena itu, masyarakat bisa menjaga keamanan, ketertiban serta kenyamanannya, bukan sebaliknya,” ujarnya.
Supaya kejadian serupa tak terulang kembali, pihaknya telah mengintruksikan jajaran terkait untuk maksimal melakukan pengawasan dan pengamanan. Bahkan Senin siang telah digelar rapat dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Tabanan I Made Agus Artha Wiguna.
Artha Wigunan menyebutkan rapat tersebut dihadiri Inspektur Kabupaten Tabanan, Kepala Satpol PP, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Tabanan serta Kepala Bagian Prokopim.
“Rapat yang dilakukan merupakan tindak lanjut dari perintah Bapak Bupati Tabanan,” ungkapnya.
Berdasarkan hasil rapat, jelas Artha Wiguna, disimpulkan bahwa akan dilakukan penyelesaian secara internal karena kejadian ini dianggap sudah melanggar ketertiban umum melalui Satpol PP Kabupaten Tabanan.
Selain itu, lanjutnya, juga akan dilakukan langkah-langkah penanganan untuk pencegahan seperti memasang tanda/rambu-rambu larangan, UPTD Taman Budaya akan segera memasang CCTV tambahan serta berkoordinasi dengan Bendesa Adat Kota Tabanan agar melakukan pengawasan yang lebih ketat.
“Kami mengapresiasi warga yang telah ikut berkontribusi serta memberikan perhatian dan kepedulian dengan mem-posting video yang menjadi viral saat ini. Kami berharap ke depan warga Tabanan atau siapapun yang berkunjung ke Tabanan agar ikut bersama menjaga dan merawat fasilitas umum yang dimiliki, jangan sampai merusak karena kalau sampai merusak akan diberikan tindakan tegas,” tegasnya.
Terkait keberadaan pelaku saat ini. Menurutnya masih dilacak untuk dimintai klarifikasi dan pertanggungjawaban. Pihaknya pun sangat menyayangkan kejadian ini karena dianggap telah melanggar ketertiban umum serta berpotensi menimbulkan kerusakan. “Semoga tidak ada kejadian seperti ini lagi ke depannya,” tandasnya. (adi/sut)