Podiumnews.com / Aktual / Advertorial

Palegongan Klasik Khas, Duta Badung Persembahkan ‘Demung Apak-Apak’ hingga ‘Dahayu’

Oleh Editor • 23 Juni 2023 • 19:37:00 WITA

Palegongan Klasik Khas, Duta Badung Persembahkan ‘Demung Apak-Apak’ hingga ‘Dahayu’
Tari Palegongan Kuntir Duta Badung tampil di Panggung Terbuka Nrtya ISI Denpasar, Jumat (23/6/2023) petang. (foto/adi)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Sanggar Seni Rajapala, Banjar Taman, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, tampil di Panggung Terbuka Nrtya ISI Denpasar, Jumat (23/6) petang.

Duta Kabupaten Badung dalam Pesta Kesenian Bali (PKB) XLV/2023 ini, mengikuti Utsawa (Parade) Palegongan Klasik Khas.

Sanggar tampil diawali dengan persembahan Tabuh Penegak Palegongan Klasik bertajuk ‘Demung Apak-Apak’.

Kemudian Tari Palegongan Kuntir yang mengisahkan tentang pertarungan antara dua kera bersaudara Subali dan Sugriwa, memperebutkan Dewi Tara.

Selanjutnya, Tari Kreasi Palegongan bertajuk ‘Ngangkid’, yang merupakan prosesi nebusin yang bertujuan memanggil dan menjemput Sang Hyang Atma, dan persembahan terakhir berupa tabuh kreasi bertajuk ‘Dahayu’.

Tabuh ini menggambarkan keindahan panorama dan suasana pantai yang mempesona, bagai wanita cantik nan elok dan lemah gemulai.

Pembina Tabuh Made Murna dan Wayan Muliadi menyampaikan apresiasi kepada pihak penyelenggara PKB karena memberi ruang kepada gambelan palegongan untuk tampil.

“Dengan diberikan tampil, maka generasi muda mengetahui gending palegongan karya-karya maestro. Seperti Pak Lutring, Pak Gusti Putu Griya, hingga Bapak Nyoman Kaler,” ungkap Murna kepada Podiumnews.  

Dikatakan, tabuh klasik palegongan ini ke depan mampu menjadi acuan. “Jadi generasi muda mengetahui bahwa beginilah karya maestro sebelumnya,” harapnya.

Pihaknya berharap, ke depan palegongan tetap diberikan ruang untuk tampil. Karena, generasi muda akan semakin banyak tahu tentang palegongan. “Banyak legong yang bisa diorbitkan di PKB,” pungkasnya. (adi/adv)