Podiumnews.com / Aktual / News

Diguyur Hujan, Sirkuit All In One Jadi Lautan

Oleh Editor • 07 Juli 2023 • 17:07:00 WITA

Diguyur Hujan, Sirkuit All In One Jadi Lautan
Sirkuit Mekepung All In One berubah jadi lautan setelah diguyur hujan 12 jam, pada Jumat (7/7/2023) di Jembrana. (foto/edy)

JEMBRANA, PODIUMNEWS.com - Setelah diguyur hujan hampir 12 jam, Sirkuit Mekepung All In One di Desa Pengambengan, Jembrana berubah menjadi lautan.

Arena balapan kerbau yang berada bersebelahan dengan Pura Segara itu, hampir seluruh alur rute balapan terendam air kecuali beberapa bangunan pelengkap termasuk tribun dan menara pengawas.

Pengamatan Podiumnews.com di lapangan, selain merendam sirkuit, air juga merendam puluhan rumah warga yang berlokasi di sebelah barat dan utara sirkuit.

Di bawah guyuran hujan sekitar jam 15.30 WITA, Jumat (7/7/2023), sejumlah warga masih sibuk melakukan pembersihan rumah mereka yang masih tergenang air.

Ada yang mencari batang pisang untuk membendung air agar tidak masuk ruang tamu, ada juga yang membuat kantong-kantong pasir dengan kaping.

"Di sini memang langganan banjir, setiap hujan deras apalagi dengan durasi lama pasti banjir mampir ke sini," kata salah seorang warga.

Bahkan sodetan penanggulangan banjir yang dibangun tahun lalu, atas usulan Fraksi Kebangkitan Persatuan (FKP) dengan biyaya Rp 2,3 miliar tidak mampu menampung luberan air. Air tetap meluber dan menggenangi areal sirkuit, yang luasnya sekitar dua hektar.

Banjir juga terjadi di Jalan Sawah Gede, jalan menuju Desa Pengambengan, persisnya di depan Kampus Triatma Mulya. Sejumlah pengendara roda dua banyak yang ragu untuk melintas, sehingga membuat arus lalu-lintas terganggu.

Seperti diketahui, sirkuit All In One dibangun dengan dana Rp 4,5 miliar. Dana tersebut merupakan suport dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno. Sirkuit tersebut juga diharapkan mampu membangkitkan sektor UMKM di Desa Pengambengan. (edy).