Podiumnews.com / Aktual / Ekonomi

Pesona Kain Bali Tampil Modest Fashion

Oleh Editor • 08 Juli 2023 • 18:22:00 WITA

Pesona Kain Bali Tampil Modest Fashion
Dekranasda Bali tampilkan busana bertajuk Svarna Mahika di LIMOFF. (foto/adhi)

SENGGIGI, PODIUMNEWS.com –  Pesona kain-kain Bali dalam beragam rupa diramu dalam akulturasi budaya yang kaya dalam koleksi modest wear tampil memikat hati pada  Lombok Internasional Modest Fashion Festival (LIMOFF) 2023 di Hotel Merumata Senggigi, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (7/7/2023) malam.

Sebagaimana diketahui modest fashion adalah tren busana wanita model tertutup bergaya santun untuk tampilan yang lebih sopan.

Acara yang digelar Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Nusa Tenggara Barat NTB. Ajang fesyen ini dimaksudkan mendorong pemulihan ekonomi serta pariwisata pasca masa pandemi Covid-19. Selain itu juga untuk mendukung program Muslim Industri di NTB, serta program pemerintah menjadikan Indonesia kiblat modest fesyen dunia.

Pada event ini, Dekranasda Bali ikut serta dalam pagelaran busana atau fashion show dengan tajuk "Svarna Mahika"  yang diwakili tiga brand fashion beserta desainernya. Mereka adalah Body & Mind by Dayu Karang, Taksu Design by Adi Taksu dan Lusi Damai by Lusi Damayanti.

Pada ajang kali ini, desainer-desainer Dekranasda Bali mengeksplorasi berbagai wastra Bali. Di antaranya rang-rang, endek, songket serta mengangkat kembali popularitas kain tropis Bali dalam desain kekinian.

Ketua Dekranasda Provinsi Bali Putri Koster usai acara mengatakan Lombok Internasional Modest Fashion Festival (LIMOFF) 2023 dapat dijadikan sebagai wadah bagi desainer-desainer Bali untuk belajar, menimba pengalaman serta mengembangkan diri untuk karya selanjutnya sesuai kebutuhan tren atau pasar.

"Kita di Bali tentu kebutuhan pasar seperti apa yang terbuka di depan kita maka harus ambil peluang itu. Ini kesempatan yang sangat baik bagi desainer di Bali untuk dapat menimba pengalaman.”

“Jangan berhenti mencari pengalaman dan menimba pengalaman, karena itu penting. Karena akan mampu menginspirasi karya-karya kita selanjutnya," ujarnya.

Putri Koster berharap, para desainer Bali tidak cepat puas dengan apa yang telah diraih saat ini. Ia ingin desainer-desainer Bali ikut ambil bagian dalam memperkaya kemajuan fasyen di Indonesia.

"Jangan berhenti dan jangan cepat berpuas diri karena itu akan membuat kita  stuck dan jangan berhenti sampai di situ saja. Teruslah menggali, karena dunia mode akan terus berkembang sesuai perkembangan dan kebutuhan zaman."

"Saya ingin desainer-desainer kita di Bali ikut memperkaya kemajuan dunia fesyen di Indonesia, sehingga nanti Indonesia sangat besar untuk menjadi pusat mode karena kita memiliki talenta dan bahannya. Tidak ada negara di dunia yang sekaya karya-karya tenun tradisional. Oleh karena itu, kita harus semangat. Ini sudah ada wadahnya," imbuhnya. (adhi/sut)