Kredit Macet KUR UMKM di Bali Rendah
DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Angka Non-Peforming Loan (NPL) alias kredit macet dari Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari para pelaku UMKM di Bali terbilang rendah.
Hal itu disampaikan Anggota Komisi VI DPR RI I Nyoman Parta melalui keterangan tertulis, Sabtu (7/10/2023) di Denpasar.
Ia menyebutkan, data tersebut diperoleh dari pemaparan pihak Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN) yang menunjukkan nilai NPL rata-rata berada di angka nol koma.
Menurutnya, ini menunjukan kepatuhan para pelaku UMKM dan pertumbuhan pinjaman KUR di Bali yang signifikan terutama untuk perbaikan pasca Covid-19.
"Kami harus berterima kasih dengan kinerja dari dari pimpinan Bank Himbara, (yaitu) BRI, BNI, Mandiri, dan BTN. Karena fasilitas yang dilakukan dalam rangka penyebaran kredit KUR terjadi kenaikan pertumbuhannya di Bali," ujar Parta.
Selanjutnya, Legislator Dapil Bali itu menilai akses modal yang diberikan bank Himbara kepada para pelaku UMKM di Bali berjalan baik. Hal ini terbukti dengan naiknya pertumbuhan pemanfaatan KUR di Bali. Banyaknya tambahan pertumbuhan pinjaman KUR juga menunjukan UMKM di Bali pasca Covid-19 terjadi perbaikan yang sangat signifikan.
"Di luar itu juga harus juga diberikan apresiasi kepada para pelaku UMKM di Bali, karena dari data yang ditampilkan, baik dari seluruh bank Himbara, tingkat NPL-nya atau tingkat kemacetannya semua datanya nol koma.”
“Itu menunjukkan kepatuhan dari para pelaku UMKM di Bali yang meminjam KUR itu sangat tinggi, itu amanah. Mungkin karena orang Bali percaya adanya karma, percaya dengan adanya karmaphala," tutur Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu. (adi/sut)