Podiumnews.com / Aktual / Ekonomi

Jadikan Pererenan Tuan di Rumah Sendiri

Oleh Editor • 16 Oktober 2023 • 20:41:00 WITA

Jadikan Pererenan Tuan di Rumah Sendiri
Bupati Giri Prasta membuka Pererenan Beach Festival I 2023 di Pantai Pererenan, Desa Pererenan, Mangupura, Minggu (15/10/2023). (foto/adi)

BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta ingin menjadikan warga Desa Pererenan tuan di rumah sendiri alias warganya bisa sejahtera dengan bekerja di kampung mereka sendiri yang kini telah menjelma sebagai kawasan turis sangat berkembang.

Hal itu diungkapkan Bupat Giri Prasta saat membuka Pererenan Beach Festival I 2023, Minggu (15/10) di Pantai Pererenan, Desa Pererenan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung.

Kegiatan ini dirangkaikan dengan penyerahan bendera Pererenan Beach Fest oleh Bupati Giri Prasta kepada Perbekel Pererenan I Nyoman Sumertana sebagai tonggak awal dimulainya Pererenan Beach Festival untuk tahun-tahun berikutnya.

Festival ini bertujuan untuk mengkolaborasikan budaya masyarakat lokal dengan masyarakat mancanegara untuk bersama-sama mempromosikan budaya dan potensi yang ada di Desa Pererenan.

Turut hadir Kepala Dinas Kominfo Badung IGN Gede Jaya Saputra, Camat Mengwi I Nyoman Suardana, Perbekel Pererenan I Nyoman Sumertana, Bendera Adat Desa Pererenan I Gusti Ngurah Rai Suara serta dipenuhi oleh warga lokal dan mancanegara.

Sebagai wujud dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut, secara khusus Bupati Giri Prasta menyerahkan dana motivasi sebesar Rp 334 juta.

Dalam sambutannya, Bupati Giri Prasta menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung pada tahun 2016 telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 25 miliar. Dana itu digunakan untuk melaksanakan pembangunan penataan kawasan sempadan Pantai Pererenan, jembatan hingga patung Gajah Mina yang saat ini menjadi ikon Desa Pererenan.

Dilihat dari perkembangan saat ini, masyarakat mancanegara yang datang ke Badung rata-rata tinggal dalam jangka waktu panjang (longstay) yang didominasi oleh Australia, India dan China. Selanjutnya pada bulan Desember 2023, wisatawan China akan mendominasi datang ke Bali dan khsusunya Badung.

Sementara untuk Pererenan, lama tingga turis mancanegara termasuk waktunya panjang atau longstay sehingga menjadi tempat berkumpulnya bagi digital nomad.

“Artinya turis-turis yang ada di Pererenan tinggal lama di sini dan juga bekerja dari sini untuk negaranya. Pada tahun 2016, saya datang ke sini dan berpikir sederhana, ketika melakukan penataan yang ada di Pererenan yang akan mulai berkembang. Dan astungkara hari ini kita lihat Pererenan berkembang dengan baik, dan saya ingin memberikan kekuatan penuh kepada masyarakat Pererenan, saya minta hanya satu yaitu masyarakat Pererenan harus menjadi tuan di rumahnya sendiri,” pesannya.

Terhadap keinginan untuk mengembangkan Pererenan, Bupati Giri Prasta mengaku telah memikirkan segala perkembangan yang terjadi ke depan termasuk terjadinya pembangunan hotel-hotel dan vila.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung akan merevitalisasi rumah-rumah milik warga untuk dijadikan kamar sewa dengan fasilitas hotel bintang lima, sehingga wisatawan yang berkunjung maupun nomad akan lebih memilih menginap di rumah penduduk setempat.

“Saya minta kepada Perbekel, BPD, LPM beserta perangkat desa, begitu juga dengan bendesa adat beserta prajuru adat, saya akan menata Pererenan ini khususnya yang ada di kawasan pantai, maka kita akan berikan sebuah legacy Pererenan ini adalah desa wisata. Saya akan buktikan itu karena dari awal saya sudah berkomitmen untuk melakukan penataan,” ucapnya.

Terakhir, Bupati Giri Prasta juga menjelaskan untuk promosi pariwisata akan dibuatkan festival wisata bahari yang dilakukan di semua kawasan pantai dari Tanjung Benoa hingga Pererenan.

“Kami akan jadikan satu paket sehingga betul-betul maju bersama sehingga masyarakat Pererenan gemah ripah loh jinawi, tata tentrem kerta raharja. Semoga dengan adanya Pererenan Beach Festival ini menjadi salah satu momentum yang baik untuk bagaimana kita mempromosikan Pererenan ini menjadi destinasi wisata, dan bagaimana kita menunjukkan sikap bahwa masyarakat Pererenan luar biasa dan siap untuk menjadi tuan di rumahnya sendiri,” ujarnya. (adi/sut)