Podiumnews.com / Aktual / News

Dua Tempat Usaha di Sanur Ludes Terbakar

Oleh Editor • 08 November 2023 • 19:52:00 WITA

Dua Tempat Usaha di Sanur Ludes Terbakar
Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang melalap bangunan di Jalan By Pass Ngurah Rai Nomor 18 XX, Sanur, Denpasar, Selasa (7/11/2023). (foto/hes)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Kebakaran melanda dua bangunan yang dijadikan tempat usaha di Jalan By Pass Ngurah Rai Nomor 18 XX, Sanur, Denpasar, Selasa (7/11/2023). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun seluruh isi depot ludes terbakar.

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi menerangkan bahwa bangunan yang terbakar digunakan sebagai usaha itu bernama Depot Bu Noor milik Risky Bagus (27) dan toko alat kolam renang "Karunia Pools" milik Ni Ketut Runi (51).

Kebakaran awalnya dilihat saksi penjaga warung, Habib (20). Saat saksi bermain ponsel sekitar pukul 23.30 WITA, tiba-tiba mendengar suara ledakan hebat yang bersumber dari depot dan toko alat kolam renang. Ledakan itu diduga berasal dari tabung gas di depot.

"Saksi yang mendengar suara ledakan lantas menoleh ke arah depot dan melihat kobaran api sudah membesar. Saksi lantas berlari ke Polsek Denpasar Selatan yang berada di sebelah utara TKP untuk melaporkan ada kebakaran," terang AKP Sukadi, Rabu (8/11/2023) di Denpasar.

Selanjutnya, saksi bersama-sama petugas kepolisian bergerak ke lokasi dan memanggil petugas pemadam kebakaran. Beberapa saat, enam unit mobil Damkar milik BPBD Kota Denpasar tiba di TKP. Sekian lama menyiramkan air, petugas akhirnya berhasil menjinakkan si jago merah sekitar pukul 03.10 WITA.

Tapi apa daya meski api padam, bangunan depot dan toko alat kolam renang tersebut sudah ludes. Depot Bu Noor mengalami kerugian berupa dua unit kulkas, dua unit freezer ikan, satu unit TV, tiga kompor gas, enam tabung gas 12 kg, tabung gas 3 kg, dan enam unit kipas angin.

Jika dihitung, jumlah kerugian Depot Bu Noor Rp 300 juta. Sedangkan Karunia Pools mengalami kerugian Rp 500 juta akibat alat-alat kolam renang yang hendak dijual ikut terbakar.

"Kerugian kedua tempat usaha ini mencapai Rp 800 juta," sebutnya.

AKP Sukadi mengatakan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut dan penyebab pasti kebakaran masih diselidiki.

"Pemilik usaha mengatakan mereka sudah mengecek kelistrikan di tempat usahanya sebelum tutup," ungkapnya. (hes/sut)