Rayakan Nyepi, Napi Perempuan Arak Ogoh-Ogoh
MANGUPURA, PODIUMNEWS.com - Meski berada di balik jeruji penjara, narapidana (napi) umat Hindu di Lapas Perempuan Kelas II A Kerobokan, Mangupura, tetap dapat merayakan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1946.
Salah satu hal yang identik dengan perayaan Hari Raya Nyepi adalah pengarakan ogoh-ogoh. Tak ketinggalan, para napi perempuan ini juga turut mengarak ogoh-ogoh di dalam Lapas yang berada di kawasan pariwisata Kuta tersebut, pada Minggu (10/3/2024).
Kepala Lapas Perempuan Kelas II A Kerobokan Ni Luh Putu Andiyani mengatakan bahwa persiapan menyambut Hari Raya Nyepi sudah dilaksanakan jauh hari sebelumnya.
“Semua persiapan hingga kegiatan dilaksanakan oleh Warga Binaan dan petugas. Walaupun mereka tidak bisa merayakan dengan keluarga, kami harap kegiatan ini tidak mengurangi filosofi perayaan Nyepi itu sendiri,” ujarnya Selasa (12/3/2024) di Mangupura.
Ia berharap melalui kegiatan tersebut, para napi perempuan dapat lebih tekun menjalani proses pembinaan dan pelaksanaan Catur Brata Penyepian.
Sebelum mengarak ogoh-ogoh, para napi perempuan umat Hindu terlebih dahulu melaksanakan persembahyangan bersama di Pura Lapas Perempuan Kelas II A Kerobokan. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan pengarakan ogoh-ogoh dalam Lapas yang diawasi petugas.
“Tidak hanya Warga Binaan (napi, red) Hindu saja, Warga Binaan lain juga terlihat antusias dan dalam kegiatan ini. Toleransi antar umat beragama telah terjaga dengan baik. Semoga momentum ini dapat dimanfaatkan bagi Warga Binaan untuk memperbaiki kualitas diri menjadi pribadi yang lebih baik,” harapnya. (hes/sut)