Lihadnyana Tanggapi Gong Legendaris Batal Tampil
SINGARAJA, PODIUMNEWS.com - Penjabat (Pj) Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana tanggapi soal kekecewaan sekehe gong lengendaris yang batal tampil di acara penutupan HUT Kota Singaraja ke-420 di Lapangan Bhuana Patra, pada Minggu (31/3/2024).
Video kekecewaan salah satu penari dan sekehe gong legendaris yang batal tampil itu viral di media sosial (medsos).
Lihadnyana mengaku telah melakukan pertemuan langsung saat itu bersama kelihan sekehe gong serta melakukan klarifikasi dan diterima dengan baik.
Keesokannya, pihaknya juga sudah melakukan upacara guru piduka kepada sekehe gong dari Banjar Paketan dan Jagaraga tersebut.
"Intinya Pemkab Buleleng tidak hanya hari ini, bahkan dari tahun lalu selalu memberikan prioritas terhadap pelaku seni, adat dan musisi serta selalu memberikan ruang untuk tampil," terangnya, Senin (1/4/2024) di Singaraja.
Pihaknya pun berjanji akan melakukan evaluasi. Bahwa kesenian tradisional tidak bisa dipadukan dengan kesenian modern dan harus dikhususkan. "Ini mengingatkan kita bahwa hidup akan terus berproses dan selalu akan ada evaluasi untuk arah yang lebih baik," ujarnya.
Lihadnyana kemudian menegaskan bahwa kesenian gong legendaris ini tidak dibatalkan, sebelumnya sudah tampil namun hanya diselangi oleh band dan penampilan fashions show.
“Untuk itu, akan dievaluasi kembali karena gong legendaris ini memiliki taksu tersendiri dan tidak bisa diselingi dengan kesenian modern,” jelasnya.
Selanjutnya menyikapi hal ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng akan kembali memberikan ruang kepada pelaku seni khususnya yang akan tampil di Pesta Kesenian Bali (PKB) mendatang untuk unjuk gigi di hadapan masyarakat Buleleng. Rencananya akan diselenggarakan di Taman Bung Karno.
"Pra PKB kita akan pentaskan dulu di sini. Itu artinya komitmen pemerintah tidak akan pernah surut untuk memberikan ruang dan prioritas terhadap pelaku seni kita. Dan harus bangga bahwa di Buleleng sangat banyak memiliki maestro orang Buleleng. Mungkin pengaturannya akan kita evaluasi kembali," pungkasnya. (suteja)