Search

Home / Aktual / Advertorial

Setda Badung Tingkatkan SDM PBJ

Editor   |    03 April 2024    |   21:09:00 WITA

Setda Badung Tingkatkan SDM PBJ
Kegiatan Pembinaan dan Advokasi PBJ, Selasa (2/4/2024) di Mangupura. (foto/adi)

MANGUPURA, PODIUMNEWS.com – Bagian Pengadaan Barang Jasa Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Badung kembali menggelar Pembinaan dan Advokasi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ), Selasa (2/4/2024) di Mangupura.

Kegiatan ini dilaksanakan bagi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pelaksana Tugas PPK Pekerjaan Kontruksi dan Jabatan Fungsional Pengelola PBJ.

Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas SDM di Bidang PJB khususnya terkait Perhitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Konstruksi, Preferensi Harga, serta E-Katalog Konstruksi

Acara ini dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan IB Gede Arjana mewakili Sekda Badung, Direktur Pengembangan Pasar Digital Pengadaan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang /Jasa Pemerintah (LKPP) Yulianto Prihandoyo.

Dalam sambutan Sekda Badung dibacakan Bagus Arjana mengatakan, pengadaan barang dan jasa harus mengutamakan melalui katalog elektronik yang telah tersedia di sana.

“Apabila belum tersedia barulah dipilih metode pengadaan lain melalui penunjukan langsung, pengadaan langsung, tender cepat dan tender. Para insan PBJ wajib membuat analisis pasar yang memadai atas tidak dipilihnya PBJ melalui katalog elektronik,” jelasnya.

Ia lalu mengungkapkan pada Rabu (27/3/2024) lalu telah dilaksanakan pembinaan TKDN Konstruksi, Preferensi Harga. Saat itu materi dibawakan oleh Indrani Dharmayanti selaku fasiltator LKPP bertugas di Politeknik APP Jakarta dan Badan Pengembangan Sumber Daya Industri Kementrian Perindustrian (Kemenperin).

“Dalam pembahasan itu disampaikan tata cara tentang perhitungan TKDN pekerjaan konstruksi dan pemberlakuan preferensi harga melalui perhitungan Harga Evaluasi Akhir (HEA) pada tender pekerjaan konstruksi,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan sesuai dengan ketentuan tentang kewajiban pemerintah kabupaten/kota merealisasikan PBJ melalui katalog atas PBJ perlu dilakukan upaya untuk mencapai target melalui katalog pekerjaan konstruksi.

“Apabila mengandalkan pengadaan barang saja, maka sangat mustahil angka prosentase tersebut dapat dicapai,” terangnya.

Di akhir sambutan, pihaknya menegaskan PBJ melalui katalog elektronik harus memperhatikan terpenuhinya prinsip pengadaan. Prinsip pengadaan khususnya prinsip bersaing dan adil harus mendapat ruang yang memadai dalam PBJ katalog elektronik.

“Langkah yang perlu diambil para insan PBJ dalam memenuhi prinsip tersebut adalah memilih metode mini kompetisi dalam pelaksanaannya. Meskipun pada tahap saat ini masih diizinkan metode negosiasi, namun metode ini diduga menghilangkan prinsip bersaing dan prinsip adil dalam PBJ,” terangnya.

Saat ditemui usai sambutan, Bagus Arjana meminta agar ke depan apa syarat PJB untuk terpenuhi target persentase mesti memahami perhitungan tingkat kandungan produksi dalam negeri terhadap produk jasa konstruksi.

“Yang akan kita butuhkan atau disiapkan oleh penyedia, karena sebagian besar untuk paket-paket pekerjaan dari tahun-tahun sebelumnya sampai tahun 2023 ini yang besar itu adalah paket pekerjaan konstruksi," ujarnya.

"Sehingga sangat dibutuhkan sekali para PPK, pelaksana tugas PPK untuk memahami dan menguasai teknik perhitungan belanja barang dan jasa kaitannya dengan belanja jasa konstruksi. Juga memastikan barang dan jasa untuk konstruksi itu sudah ada di e-katalog. Sehingga memudahkan kedepanya belanja melalui e-katalog,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Pengembangan Pasar Digital LKPP Yulianto Prihhandoyo mengapresiasi Pemkab Badung yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut.

"Penting hari ini kami bisa menyampaikan update kebijakan LKPP Pusat dan sekaligus tadi kami banyak mendengar kesulitan-kesulitan yang didapat temen-temen PBJ di Pemkab Badung. Informasi ini tentu penting bagi kami untuk memformulasikan solusinya," ujarnya. (adi/adv)


Baca juga: Disdukcapil Badung Dorong Semua Desa Menuju Desa Cerdas