Podiumnews.com / Aktual / Sosial Budaya

Badung Beri Hibah Rp 57,7 M Bangun GKPB Dalung

Oleh Editor • 14 April 2024 • 15:19:00 WITA

Badung Beri Hibah Rp 57,7 M  Bangun  GKPB Dalung
Bupati Giri Prasta secara simbolis menyerahkan dana hibah untuk pembangunan GKPB Untal-untal, Dalung, Mangupura, pada Jumat (12/4/2024). (foto/adi)

DALUNG, PODIUMNEWS.com – Pemkab Badung berikan bantuan hibah sebesar Rp 57,7 miliar untuk pembangunan Gereja Kristen Protestan (GKPB) Untal-Untal, Dalung, Mangupura.

Penyerahan bantuan secara simbolis itu dilakukan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta sekaligus peletakan batu pertama pembangunan gereja terletak di Jalan Anom No 4 Kuta Utara tersebut, pada Jumat (12/4/2024).

Turut hadir Ketua DPRD Badung I Putu Parwata, Kapolres Badung AKBP Teguh Priyo Wasono dan Ketua Sinode GKPB Bishop I Nyoman Agustinus.

Bupati Giri Prasta mengatakan bantuan ini sebagai implementasi dari Sila Kelima Pancasila.

“Yaitu Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Semua insan sama dapat dan sama rasa, jadi yang beda jangan sekali-kali dipaksakan untuk menjadi sama tetapi yang sudah sama jangan dibedakan,” terangnya.

Ia mengungkapkan bahwa bantuan semacam ini juga diberikan terhadap umat lain di Badung serta kabupaten lain di Pulau Dewata. Termasuk pembangunan gereja terbesar di Bali yang berada di Kota Denpasar

Bantuan ini, lanjut Bupati Giri Prasta, adalah bagian program Badung Angelus Buana atau Badung Berbagi dari Badung untuk Bali. Sebab, BKK, hibah, bansos yang diberikan kepada masyarakat akan menimbulkan pemerataan ekonomi.

“Ketika pemerataan ekonomi itu muncul, kami pastikan nilai beli masyarakat akan meningkat, dan ketika ini terjadi di situlah jawaban untuk Nusantara. Dan di situlah jawaban untuk NKRI yang disebut dengan kesejahteraan yang berkeadilan," jelasnya.

Sementara itu, Pelayan Jemaat GKPB Jemaat Betlehem Pendeta Ferdinand Ludji mengapresiasi bantuan diberikan Pemkab Badung terhadap umat Kristiani di kabupaten berjulukan Gumi Keris tersebut.

“Kami yakin dan percaya bahwa Badung dapat dikatakan adalah miniatur toleransi yang ada di Indonesia. Karena Bapak Bupati berjuang bersama-sama untuk mengayomi semua umat yang ada di Kabupaten Badung, Bali pada umumnya," tuturnya. (adi/suteja)