Podiumnews.com / Aktual / News

Sebelum Bunuh Diri, Statusnya Sering Galau

Oleh Editor • 23 Juni 2024 • 20:10:00 WITA

Sebelum Bunuh Diri, Statusnya Sering Galau
Ilsutrasi gantung diri. (pixabay)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Korban aksi bunuh diri Ni Kadek AN (23), sebelum melakukan tindakan nekat mengakhiri hidupnya terlihat statusnya sering merasa galau.   

Jasadnya ditemukan telah menjadi mayat pada Minggu (23/6/2024) di kam?ar kos lantai 2 di Jalan Plawa No 64 Banjar Pagan Tengah, Desa Sumerta Kauh, Denpasar.

Korban Kadek AN (23) diketahui tewas dengan cara gantung diri menggunakan selendang yang diikat di ventilasi kamar kosnya.

Kakak kandung korban bernama Komang SU menceritakan, ia sempat bertemu dengan adiknya itu pada Sabtu (22/6/2024) sekitar pukul 24.00 WITA. Bahkan, saksi yang tinggal di Jalan WR Supratman ini membawakan makanan kesukaanya mie goreng.

Dijelaskan saksi, sang adik akhir-akhir ini terlihat galau di statusnya. Sehingga korban kerap menasehatinnya. Sekitar pukul 24.00 WITA, saksi pulang ke rumahnya hendak istirahat.

Keesokan harinya, pada Minggu (23/6/2024), sekitar pukul 09.30 WITA, saksi kembali mendatangi kamar kos adiknya bersama saksi Ni Luh SU (26). Sebab, adiknya tidak datang bekerja.

Saksi lalu menggedor pintu kamar namun tidak dibuka oleh korban. Mereka pun lantas curiga melihat dari luar kamar pada ventilasi terdapat selendang (kain) yang terikat diventilasi.

"Kedua saksi lantas menggedor sambil berteriak dan menyuruh penghuni kos lainnya untuk ikut untuk membuka kamar," kata Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi. 

Bersama dengan penghuni kos lainnya, mereka kemudian naik ke lantai 2 dan mendobrak pintu kamar yang terkunci dari dalam. Namun tidak bisa.

Beruntung tak lama pemilik kos datang memberikan kunci serep. Para saksi menyaksikan korban tewas dalam kondisi gantung diri menggunakan selendang kain terikat di leher.

Beberapa saat, Tim Identifikasi Polresta tiba dan melakukan olah TKP. Hasil pengecekan murni gantung diri dan tidak terdapat tanda-tanda kekerasan lainnya. Namun pada pergelangan tangan kiri terdapat luka sayatan benda tajam.

Sementara di meja terdapat pisau dapur warna biru dan gunting kecil warna biru. Sedangkan di samping pintu terdapat kursi kayu yang diduga sebagai pijakan korban. Sekitar pukul 11.38 WITA, petugas ambulance BPBD kota Denpasar membawa jenazah untuk proses visum lebih lanjut.

"Apabila tidak ditemukan unsur tindak pidana, Polsek Denpasar Timur akan menghubungi keluarga korban untuk kelengkapan administrasi penyelidikan," ungkapnya. (hes/suteja)