Podiumnews.com / Aktual / Pemerintahan

Pemkab Buleleng Buka Formasi 145 CPNS

Oleh Editor • 21 Agustus 2024 • 18:20:00 WITA

 Pemkab Buleleng Buka Formasi 145 CPNS
Sekda Buleleng Gede Suyasa. (foto/suteja)

SINGARAJA, PODIUMNEWS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng akan membuka kesempatan untuk 145 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2024.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng, Gede Suyasa pada konferensi pers, Selasa (21/8/2024) di Singaraja.

Sekda Suyasa menyebutkan berdasarkan surat resmi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) serta Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk formasi CPNS yang tersedia meliputi 138 tenaga teknis dan 7 tenaga kesehatan.

"Pendaftaran CPNS dibuka mulai 19 Agustus 2024 dan akan berakhir pada awal September 2024. Prioritas utama adalah menyelesaikan penerimaan jalur PNS terlebih dahulu sebelum memproses P3K, mengingat ada posisi yang tidak bisa diisi oleh P3K karena bersifat spesifik," ujar Suyasa.

Untuk pelaksanaan tes CPNS, Pemkab Buleleng telah menyiapkan skema pelaksanaan dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Bekerjasama dengan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), auditorium akan dipersiapkan dengan kapasitas 200 hingga 300 komputer.

"Jika jumlah peserta banyak, kami akan membagi pelaksanaan tes menjadi beberapa shift. Kami berharap tes CPNS dapat selesai dalam 2-tiga hari," kata Suyasa.

Sekda Suyasa juga menjelaskan bahwa P3K akan menyusul setelah proses CPNS selesai. Menurut rencana, pada tanggal 23 Agustus 2024, akan dilakukan rapat koordinasi pusat terkait seleksi PPPK.

"Kami akan mengadakan rapat koordinasi dengan pusat untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai sosialisasi dan persiapan pengadaan P3K," tambahnya.

Lebih lanjut, Sekda Buleleng mengungkapkan bahwa formasi yang terdata saat ini  dengan beberapa tenaga kontrak juga diakui dalam sistem Dapodik.

"Tenaga kontrak yang telah memenuhi syarat dan terdaftar dalam sistem BKN akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti tes. Namun, mereka yang tercatat sebelum 2022 dan belum memenuhi syarat satu tahun tidak akan masuk dalam data BKN. Jika mereka melamar sekarang dan memenuhi syarat, mereka dapat mengikuti tes," tuturnya.

Terkait anggaran, Suyasa mengungkapkan bahwa KUA PPAS 2025 telah menyepakati alokasi anggaran untuk gaji P3K sebesar Rp276 miliar jika semua posisi diisi.

"Kami berharap semua proses ini dapat berjalan lancar sesuai dengan undang-undang yang berlaku dan memberikan peluang yang adil bagi semua peserta," tutupnya. (suteja)