Podiumnews.com / Aktual / Sosial Budaya

Adi Arnawa Buka Badung Akbar Modification Festival

Oleh Editor • 23 Agustus 2024 • 18:52:00 WITA

Adi Arnawa Buka Badung Akbar Modification Festival
Sekda Adi Arnawa membuka acara Badung Akbar Modification Festival, Kamis (22/8/2024) di Mangupura. (foto/adi)

MANGUPURA, PODIUMNEWS.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa membuka acara lomba tari Baris dan tari Condong serangkaian Badung Akbar Modification Festival ke-3 pada Kamis (22/8/2024) di Mangupura.

Acara yang berlangsung dari tanggal 22-24 Agustus ini digelar DPC Semeton Oto-Modifikasi Bali (SOB) Badung dengan menggandeng Sanggar Seni Pusering Bhuana Banjar Tanggayuda, Desa Bongkasa, Abiansemal, Badung.

Pada kesempatan itu, Sekda Adi Arnawa menyerahkan secara simbolis bantuan Dana Kreatifitas dari Kesra bidang Seni sebesar Rp30 juta diterima Ketua Sanggar Seni Pusering Bhuana IGA Gede Gangga Yana.

 Sekda Adi Arnawa berharap kegiatan mengkolaborasikan seni modern dan tradisional semacam ini semakin sering digelar.

“Saya mengajak seluruh generasi muda agar melahirkan kegiatan kegiatan positif seperti ini. Selain sebagai ruang untuk berkreasi dan sebagai ruang untuk menjalin silaturahmi demi menjaga soliditas kita,” ujarnya.

Karena menurutnya, sebagai daerah destinasi pariwisata internasional, generasi muda Badung sangat rentan terpengaruh budaya asing sehingga melupakan budaya leluhurnya sendiri.

“Di tengah-tengah gempuran arus budaya luar, kita juga harus menjaga jati diri kita dan tidak keluar dari akar budaya kita," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Sanggar seni Pusering Bhuana IGA Gede Gangga Yana menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kombinasi antara seni modifikasi kendaraan dengan seni tari yang merupakan bagian dari adat budaya Bali.

“Mungkin ini merupakan event pertama yang mengkolaborasikan seni modern dan seni tradisional. Nama dari sanggar seni ini memiliki arti bahwa potensi seni yang dimiliki oleh seluruh daerah akan menjadi satu kesatuan untuk memajukan, melestarikan dan mengajegkan seni adat dan budaya,” tuturnya.

Ia kemudian menyebutkan bahwa pada hari pertama melombakan penampilan tari Baris yang diikuti 10 peserta, dan tari Condong dengan jumlah 6 peserta.

“Besok rencananya akan ada lomba ngibing yang sudah diikuti oleh 30 peserta, dan pada hari terakhir akan kontes modifikasi motor," ujarnya. (adi/suteja)