Podiumnews.com / Aktual / Ekonomi

Bandara Wisnu Dapat Kembangkan Pariwisata Bali Utara

Oleh Editor • 21 September 2024 • 21:44:00 WITA

Bandara Wisnu Dapat Kembangkan Pariwisata Bali Utara
Pj Mahendra saat menghadiri penandatanganan Framework Agreement antara PT DI, PT Jamkrida Bali Mandara, Bali International Flight Academy, PT Nusantara Turbin & Propulsi, serta MS Tech, Sabtu (21/9/2024) di Badung. (foto/adhy)

BADUNG, PODIUMNEWS.com – Penjabat (Pj) Gubernur Bali SM Mahendra Jaya mengatakan Bandara Letkol Wisnu dapat menjadi kunci pengembangan ekosistem penerbangan dan pariwisata di Bali Utara.

Hal itu disampaikan Pj Mahendra saat menghadiri penandatanganan Framework Agreement antara PT Dirgantara Indonesia (DI), PT Jamkrida Bali Mandara, Bali International Flight Academy, PT Nusantara Turbin & Propulsi, serta MS Tech, Sabtu (21/9/2024) di Badung.

Penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara PT DI dan PT Indo Aviasi Perkasa juga dilakukan dalam rangkaian acara Bali International Air Show di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Menurut Pj Mahendra Bali Utara memiliki potensi besar dalam mendukung perkembangan industri penerbangan. Selain keindahan alamnya, wilayah ini telah memiliki Bandara Letkol Wisnu di Desa Sumberkima, Gerokgak, Buleleng. Untuk itu, pentingnya memaksimalkan peran Bandara Letkol Wisnu

"Pertama Saya ingin menyampaikan bahwa pelaksanaan Bali International Airshow sudah berjalan dengan baik. Pagi ini, saya bahagia karena ada penandatangan beberapa MoU membangun ekosistem penerbangan di Bali Utara.”

“Kita ketahui kalau Bali Utara memiliki potensi yang luar biasa, alamnya tidak kalah bagus dengan wilayah lain di Bali, dan di sana kita punya bandara (Bandara Letkol Wisnu, red). Sayang, kalau tidak kita manfaatkan. Dengan adanya MoU kedirgantaraan ini, ke depan ekosistem pariwisata di Bali, saya yakin bisa menjadi lebih baik," kata Mahendra.

Mahendra juga mengapresiasi pelaksanaan Bali International Airshow yang dianggapnya sebagai ajang penting dalam mendorong pariwisata dan industri penerbangan di Bali. Dia berharap kegiatan ini akan berkontribusi pada peningkatan kualitas pariwisata Bali di masa depan.

Sementara itu, Deputi Bidang Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas, Amalia Adininggar Widyasanti, menyatakan bahwa salah satu pilar Transformasi Ekonomi Kerthi Bali adalah menjadikan Bali sebagai hub udara untuk Indonesia bagian Timur.

Amalia menekankan pentingnya mengurangi ketimpangan antara Bali Utara dan Bali Selatan, dengan pengembangan ekosistem industri penerbangan di Bali Utara sebagai salah satu solusi.

“Ini juga untuk menbangun sumber pertumbuhan ekonomi di Bali Utara. Dengan kita membangun ekosistem kedirgantaraan maka semua sektor akan bergerak, dan kita bisa menciptakan lapangan pekerjaan yang baru dan lebih berkualitas sekaligus bisa mendorong pengembangan pariwisata di Bali Utara. Karena lokasinya sangat strategis, itu yang mau kita manfaatkan," jelas Amalia.

Acara dihadiri Kadis Perhubungan Bali IGW Samsi Gunarta, Kadis Pariwisata Bali Tjok Bagus Pemayun, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Bali I Wayan Jartha, serta Kepala Biro Pengadaan Barang/Jasa dan Perekonomian Setda Provinsi Bali I Ketut Adiarsa. (adhy/suteja)