Podiumnews.com / Aktual / Pemerintahan

Bali Kini Miliki 12 Ruang Bersama Indonesia

Oleh Editor • 18 Januari 2025 • 19:01:00 WITA

Bali Kini Miliki 12 Ruang Bersama Indonesia
Peluncuran RBI di Banjar Sangging, Desa Dawan Klod, Kabupaten Klungkung, Jumat (17/1/2025). (foto/adhy)

KLUNGKUNG, PODIUMNEWS.com – Provinsi Bali kini telah memiliki sebanyak 12 Ruang Bersama Indonesia (RBI). Peluncuran RBI tersebut di Banjar Sangging, Desa Dawan Klod, Kabupaten Klungkung, Jumat (17/1/2025).   

Peluncuran Inisiatif RBI ini dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, Penjabat Bupati Klungkung, Kepala Dinas Sosial PPPA Provinsi Bali serta berbagai tokoh dari pemerintah, akademisi, dan dunia usaha.

Sebanyak 12 RBI diresmikan di Bali itu berada di sepuluh desa dan dua kelurahan. Yakni Desa Dawan Klod, ?Desa Nyalian (Klungkung), Desa Dauh Peken (Tabanan), Desa Panji, Kelurahan Kendran (Buleleng), Desa Kesiman Kertalangu, ?Desa Dangin Puri Klod, Kelurahan Kesiman, ?Desa Dauh Puri Kaja, (Denpasar), Desa Candikusuma, Desa Belimbingsari (Jembrana), dan Desa Awan (Bangli).

Dalam sambutannya, Penjabat (Pj) Gubernur Bali SM Mahendra Jaya Penjabat (Pj) Gubernur Bali SM Mahendra Jaya dibacakan Asisten Administrasi Umum Sekda Provinsi Bali, I Dewa Putu Sunartha memuji komitmen pemerintah pusat dalam mendukung program-program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak hingga ke daerah.

Ia mengatakan perempuan Bali memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga tradisi, budaya, serta keberlanjutan ekonomi masyarakat.

“Sebagai pilar penjaga tradisi, perempuan Bali telah membuktikan dedikasinya dalam melestarikan adat dan budaya yang menjadi identitas kita. Sebagai motor penggerak ekonomi kreatif, mereka juga menunjukkan ketangguhan, kreativitas, dan inovasi dalam mendukung keberlanjutan ekonomi keluarga dan masyarakat luas,” ujarnya.

Berdasarkan sensus penduduk 2010, jumlah perempuan di Bali mencapai 2,19 juta jiwa atau 49,7 persen dari populasi, menjadikan mereka potensi besar dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Saya pribadi dan atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali, menyampaikan apresiasi yang setinggi tingginya terhadap semua pihak yang bekerja sama mewujudkan Ruang Bersama Indonesia ini, bukan hanya sebuah fasilitas fisik, melainkan sebuah harapan bagi perempuan dan anak-anak untuk meraih kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.

Kepala Dinas Sosial PPPA Provinsi Bali Luh Ayu Aryani mengatakan, masih terdapat tantangan dalam memastikan kesejahteraan perempuan dan anak-anak di Bali.

“Berdasarkan data dari Simfoni PPA, pada tahun 2024 tercatat sekitar 383 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi yang mencakup kekerasan fisik, psikis, ekonomi, dan seksual,” ujarnya.

Ia menambahkan Ruang Bersama Indonesia hadir sebagai solusi nyata dalam menghadapi tantangan ini.

“Ruang ini dirancang selain sebagai pusat perlindungan bagi perempuan dan anak-anak yang rentan terhadap kekerasan dan eksploitasi, juga merupakan pusat edukasi dan pemberdayaan, yang menawarkan pelatihan, bimbingan, dan dukungan bagi perempuan untuk meningkatkan kapasitas mereka,” ujarnya. (adhy/suteja)