Podiumnews.com / Aktual / Pemerintahan

Peternak Diimbau Waspada PMK

Oleh Podiumnews • 01 Februari 2025 • 18:38:00 WITA

Peternak Diimbau Waspada PMK
Ilustrasi Sapi. (Sumber:Ist).

LUMAJANG, PODIUMNEWS.com  - Pasar hewan di Kabupaten Lumajang resmi dibuka kembali setelah 10 hari ditutup akibat status darurat Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Keputusan ini membawa angin segar bagi peternak dan pedagang, namun tetap diimbangi dengan kewaspadaan tinggi terhadap potensi penyebaran penyakit tersebut.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Lumajang, drh. Endra Novianto, Ia mengingatkan pentingnya peran serta masyarakat dalam pencegahan PMK di pasar hewan.

"Kami berharap masyarakat ikut berpartisipasi dalam pencegahan PMK. Pastikan ternak yang akan dijual dalam kondisi sehat dan bebas dari gejala PMK. Jika ditemukan ternak yang menunjukkan tanda-tanda PMK, sebaiknya tidak dijual," ujar Endra dalam keterangan tertulisnya pada Sabtu (1/2/2025).

Untuk mengendalikan penyebaran PMK dan memastikan keamanan ternak, pemerintah daerah menerapkan sejumlah langkah strategis.

Salah satunya adalah vaksinasi massal untuk meningkatkan daya tahan ternak terhadap PMK.

Selain itu, pengawasan di pasar hewan diperketat dengan prosedur kesehatan hewan yang lebih ketat, serta deteksi dini oleh peternak yang diminta segera melaporkan ternak yang menunjukkan gejala penyakit.

"Kami sudah melakukan berbagai upaya, termasuk vaksinasi untuk meningkatkan imun ternak. Masyarakat juga diimbau untuk melakukan deteksi mandiri dan segera melaporkan jika menemukan ternak yang bergejala," tambah Endra.

Dengan adanya kerjasama antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan aktivitas jual beli di pasar hewan dapat kembali berjalan normal tanpa meningkatkan risiko penyebaran PMK.

Pemkab Lumajang berkomitmen untuk terus mendukung kesejahteraan peternak sekaligus menjaga kesehatan ternak di wilayah tersebut.

 

“Dengan penerapan pengawasan ketat dan vaksinasi yang berkelanjutan, diharapkan pasar hewan dapat tetap beroperasi dengan aman, serta perekonomian peternak terus meningkat tanpa terganggu oleh wabah PMK,” pungkas Endra. (Fathur)