Hanya Tiga Bulan, 579 Warga Bali Tertular HIV/AIDS
DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Hingga Maret 2019 dari sejak kali pertama ditemukan kasus HIV/AIDS di Bali, secara komulatif tercatat sebanyak 21.018 warga Pulau Dewata telah terinveksi virus yang menggerogoti kekebalan tubuh tersebut.
Namun pada Juni 2029, jumlahnya tiba-tiba meningkat tajam menjadi 21.597 kasus. Artinya dalam tiga bulan terjadi peningkatan 579 kasus, atau rata-rata 193 per bulan.
Demikian terungkap saat Wakil Gubernur Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) saat membuka Lokakarya Forum Kader Desa Peduli AIDS (KDPA) Bali, di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Bali, Rabu (4/9) lalu.
"Tingginya angka kasus HIV/AIDS jangan menjadikan kita lengah, namun sebaliknya harus berupaya menggandakan sekaligus meningkatkan penanggulangan agar tidak kalah dengan kecepatan laju HIV/AIDS," tegas Cok Ace.
Untuk itu, Cok Ace meminta agar sosialisasi pencegahan HIV/AIDS makin ditingkatkan. Namun di sisi lain ia meminta agar tidak melakukan diskriminasi terhadap penderita HIV/AIDS. Apalagi terhadap jenazah penderita HIV/AIDS atau ODHA.
"Yang dijauhi adalah penyebab penyakitnya, bukan penderita apalagi yang sudah meninggal," pesannya.
Penularan virus ini menurutnya lebih banyak diderita oleh kalangan muda khususnya usia produktif yang tergolong seksual aktif. Yakni berkisar antara usia 15-60 tahun. (ISU/PDN)