Polisi Tangkap Pelaku Rampok Berdarah di Jimbaran
DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Beberapa jam setelah kejadian, tim gabungan Polresta Denpasar berhasil membekuk M Rafli Barizi (21) di seputaran Banjar Semer Kerobokan, Kuta Utara, Badung, Minggu (23/2/2025) sekitar pukul 18.30 WITA.
Buruh bangunan asal Desa Kepuh, Kejayan, Pasuruan, Jawa Timur, itu terpaksa ditembak kedua kakinya karena melawan saat ditangkap.
Diketahui, Rafli sendiri adalah pembunuh pedagang kue, Kartini (65) yang dibantai di rumahnya di Perumahan Kori Nuansa Barat, Blok III, nomor 6, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, pada Minggu (23/2/2025) sekitar pukul 03.30 WITA.
Penangkapan terhadap Rafli berlangsung cepat dan dramatis. Paska kejadian, ia langsung dikejar tim gabungan Polresta Denpasar di tempat persembunyiannya di toko bangunan UD Tano.
"Ketika tim datang, dia kabur melompati tembok," beber sumber, Senin (24/2/2025).
Selanjutnya, tersangka kabur menuju bagian belakang toko bangunan, dan ke arah perumahan penduduk. Polisi berbagi tugas dan berpencar hingga akhirnya pria asal Pasuruan, Jawa Timur itu bisa ditangkap.
Namun, buruh proyek ini melakukan perlawanan sehingga kedua kakinya ditembak timah panas.
"Tersangka dilumpuhkan timah panas karena mencoba kabur," ujar sumber.
Dari interogasi, tersangka mengakui nekat masuk rumah korban (TKP) menggunakan tangga dan memanjat pagar bagian belakang. Namun saat akan merampok, ia ketahuan korban yang keluar dari kamar. Sontak dia diteriaki maling. Tersangka panik dan membunuh korban berkali-kali dengan pisau yang sudah dibawanya.
"Korban dibunuh secara sadis di bagian punggung dan paha. Pisau itu diambil dari mes proyek," ujar sumber.
Mendengar suara gaduh dari ruang tamu, anaknya Dika Putri Kartikasari terbangun. Sang anak keluar dari kamar, dan melihat ibunya disiksa. Ia sontak kaget. Namun tersangka langsung mencekiknya dan kepalanya dibenturkan ke lantai.
Merasa korban telah korban tewas, tersangka kabur lewat lantai dua dan turun melalui tangga di belakang rumah membawa dua handphone (HP) milik korban.
Tersangka Rafli kini sudah ditangkap dan masih diperiksa. Diduga kuat, aksi pembunuhan itu karena motif ekonomi. Tersangka hendak merampok rumah korban, namun digagalkan korban yang tewas ditusuk
Kasus penangkapan Rafli rencananya akan di rilis Polresta Denpasar, pada Senin, 24 Februari 2025. "Akan dirilis hari ini," kata Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi. (hes/suteja)