Pengusaha Furnitur Diminta Manfaatkan Perang Dagang AS-Tiongkok
JAKARTA, PODIUMNEWS.com - Terbuka peluang bagi pengusaha mebel dan furnitur Indonesia meningkatkan ekspor ke Negeri Paman Sam di tengah situasi perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan Tiongkok.
Sebab, negara Presiden Donald Trump itu mengenakan bea masuk sangat tinggi hingga 25 persen terhadap berbagai produk mebel dan furnitur dari Negeri Tirai Bambu tersebut
“Kebutuhan impor (furnitur) Amerika setahun untuk mebel itu kira-kira 96 miliar Dollar AS," kata Menko Perekonomian Darmin Nasution di Jakarta, Selasa.kemarin.
Untuk itu, pemerintah mendorong pengusaha mebel dan furniture agar memanfaatkan situasi ini untuk merebut pasar di AS. Apalagi situasi nilai ekspor dalam negeri yang justru cenderung menurun.
“Nah, pertanyaannya adalah kenapa ekspor furniture kita, total tapi ini ya, malah turun, sedikit. Enggak banyak, tapi turun,” ungkapnya.
Artinya tegas dia, pengusaha Indonesia belum mampu memanfaatkan pasar Amerika yang sangat besar dan terbuka.
"Kita tidak ikut perang dagang, tidak ikut kena bea masuk itu. Jadi kita punya peluang besar di sana," sebutnya. (COK/PDN)