Podiumnews.com / Aktual / Pemerintahan

Bupati Adi Arnawa Hadiri Rapat Pengelolaan Sampah

Oleh Podiumnews • 14 Maret 2025 • 19:41:00 WITA

Bupati Adi Arnawa Hadiri Rapat Pengelolaan Sampah
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri undangan rapat di Ruang Rapat Kertha Sabha, Jaya Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali, Denpasar, Jumat (14/3/2025). (Foto: Dewa)

BADUNG, PODIUMNEWS.com -Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri rapat yang diselenggarakan oleh Gubernur Bali di Ruang Rapat Kertha Sabha, Jaya Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali, Denpasar, Jumat (14/3/2025).

Rapat ini bertujuan untuk mendengarkan pemaparan dari pihak ketiga mengenai strategi pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan di Bali.

Gubernur Bali, Wayan Koster, membuka rapat tersebut dengan menekankan urgensi akselerasi penanganan sampah sebagai bagian dari visi dan misi pembangunan berkelanjutan di Provinsi Bali.

Forum ini juga dihadiri oleh Bupati/Wali Kota se-Bali beserta jajaran serta pemangku kepentingan utama dalam pengelolaan lingkungan hidup. Bupati Badung hadir didampingi oleh Plt. Kepala DLHK Badung IB. Gede Arjana, Sekretaris DLHK Badung Made Warastuthi, dan Kabid Kebersihan AA Gede Dalem.

Bupati Adi Arnawa menegaskan komitmen Kabupaten Badung dalam merealisasikan sistem pengelolaan sampah berbasis teknologi yang partisipatif dan progresif terhadap kebijakan lingkungan.

"Kami terus berupaya mempercepat implementasi kebijakan pengelolaan sampah berbasis sumber, optimalisasi infrastruktur, serta membangun sinergi lintas sektor guna mewujudkan Bali yang lebih bersih dan lestari."

"Rapat ini menjadi momentum strategis untuk merumuskan kebijakan terpadu dalam penanganan sampah yang tidak hanya berorientasi pada pengurangan volume sampah, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi dari pengelolaan limbah," ujarnya.

Bupati juga menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas pemerintah daerah serta pemanfaatan teknologi dan inovasi untuk membuat pengelolaan sampah di Bali, khususnya di Kabupaten Badung, semakin efektif dan memberikan dampak signifikan bagi keberlanjutan lingkungan hidup.

Dalam sesi pemaparan, pihak ketiga mengusulkan pendekatan berbasis teknologi modern dan efisiensi sistem dalam pengelolaan sampah.

Pendekatan ini diharapkan dapat menjadi solusi komprehensif dalam penanganan limbah, dengan fokus pada pemilahan, daur ulang, serta pengolahan berbasis energi terbarukan, mendukung ekonomi sirkular yang ramah lingkungan. (fathur)