Podiumnews.com / Aktual / Sosial Budaya

Jegeg Bungan Desa Kuta Raih HKI

Oleh Podiumnews • 01 April 2025 • 19:41:00 WITA

Jegeg Bungan Desa Kuta Raih HKI
Bupati Adi Arnawa menghadiri Festival Seni Budaya Ke-13 Desa Adat Kuta, Senin (31/3)/2025). (foto/adi)

KUTA, PODIUMNEWS.com - Desa Adat Kuta mencatatkan sejarah dengan meraih sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) untuk Jegeg Bungan Desa, tradisi pemilihan gadis desa yang telah berlangsung selama 13 tahun.

Pengakuan ini diumumkan dalam penutupan Festival Seni Budaya ke-13 yang dirangkaikan dengan Pemilihan Jegeg Bungan Desa Tahun 2025 di Open Stage Majelangu Jaba Pura Segara Kuta, Senin (31/3/2024).

Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, yang hadir bersama istrinya, Rasniathi Adi Arnawa, menyampaikan apresiasi atas pencapaian ini. Menurutnya, perolehan HKI ini membuktikan konsistensi Desa Adat Kuta dalam melestarikan budaya lokal di tengah gempuran pariwisata.

"Ini adalah bukti bahwa masyarakat Desa Adat Kuta, yang notabene berada di daerah tujuan wisata dengan potensi akulturasi budaya, tidak sedikit pun terpengaruh oleh budaya asing," ujar Adi Arnawa.

Adi Arnawa juga memberikan bantuan dana sebesar Rp 50 juta sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Badung terhadap pelestarian adat, seni, dan budaya. Ia berharap, kegiatan seperti Festival Seni Budaya ini dapat terus mempromosikan kearifan lokal atau Dresta Lango.

"Pariwisata Badung hidup dari sektor budaya. Tanpa budaya, pariwisata kita tidak akan ada apa-apanya. Untuk itu, pemerintah akan mendorong setiap kegiatan yang berbau seni dan budaya di wilayah Kabupaten Badung," tegasnya.

Festival Seni Budaya ini merupakan hasil kolaborasi Karang Taruna dan Sabha Yowana Desa Adat Kuta. Acara ini dihadiri oleh Ketua DPRD Badung, I Gusti Anom Gumanti; anggota DPRD Badung, I Nyoman Graha Wicaksana; Camat Kuta dan unsur Tripika; Lurah Kuta; Bendesa Adat Kuta; serta undangan lainnya.

Perolehan HKI untuk Jegeg Bungan Desa ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Bali untuk terus melestarikan dan mengembangkan potensi budaya lokal. (adi/fathur)