Arya Wibawa Saksikan Sakralnya Pemelaspasan Patung di Sanur
DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa, menghadiri upacara pemelaspasan patung pelawatan di Pura Dalem Pengembak, Sanur, pada Sabtu (12/4/2025).
Upacara tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Purnama Kedasa, menandai selesainya proses perbaikan patung di pura tersebut.
Kehadiran Wakil Walikota Denpasar merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kota Denpasar terhadap pelestarian budaya dan tradisi lokal. Upacara pemelaspasan ini bertujuan untuk menyucikan patung pelawatan setelah dilakukan perbaikan.
Selain Wakil Walikota Denpasar, hadir pula dalam acara tersebut Anggota DPRD Provinsi Bali, AA Gede Agung Suyoga, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Wayan Mariyana Wandira, IB. Yoga Adi Putra, perwakilan Forkopimda Kota Denpasar, Plt. Camat Denpasar Selatan, IB. Purwanasara, serta tokoh-tokoh masyarakat setempat.
Jro Mangku Pura Dalem Pengembak, I Made Ranten, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar atas kehadiran dan dukungan yang diberikan.
Ia menjelaskan bahwa perbaikan patung pelawatan ini merupakan upaya pelestarian warisan budaya yang memiliki nilai sejarah dan spiritual bagi umat.
"Kami berterima kasih atas kehadiran Bapak Wakil Walikota Denpasar dan semua pihak yang telah mendukung proses ini," ujar I Made Ranten.
Ketua Pelaksana Pembuatan Patung, Kadek Dharma Apriana, menjelaskan bahwa perbaikan patung pelawatan merupakan bagian dari upaya melestarikan sejarah dan warisan leluhur.
Ia berharap, patung yang telah diperbaiki dapat menjadi sarana edukasi bagi generasi mendatang.
Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa, mengapresiasi upaya masyarakat Pura Dalem Pengembak dalam melestarikan warisan budaya.
Ia berharap, keberadaan patung pelawatan dapat meningkatkan sradha dan bhakti umat kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
"Pemerintah Kota Denpasar mendukung upaya pelestarian budaya dan tradisi lokal. Kami berharap, patung ini dapat menjadi pengingat akan pentingnya menjaga warisan leluhur," kata Arya Wibawa. (fathur)