Lagu Bali Kerap Mengandung Unsur "Nakal" Putri Koster Ajak Berbenah
DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Ketua Dekranasda Bali, Ny. Putri Koster, memberikan perhatian khusus pada perkembangan musik pop Bali.
Ia mengingatkan para musisi untuk tetap berpegang pada norma kesopanan dan kesusilaan dalam berkarya, terutama terkait lirik lagu dan visualisasi video klip.
Sentilan ini disampaikan Putri Koster dalam acara Literasi Media untuk Seniman Lagu Pop Bali di Denpasar, Rabu (7/5/2025).
Ia menyoroti adanya kecenderungan beberapa lagu pop Bali yang dinilai "nakal" lantaran mengandung lirik dan adegan yang kurang pantas.
"Seorang seniman itu bagaikan guru dari masa ke masa hasil karya seniman harus berpedoman pada norma serta koridor yang ada," tegas Putri Koster, menekankan tanggung jawab seniman dalam memberikan contoh positif melalui karyanya.
Kritik ini didukung oleh Ketua KPID Bali, Agus Astapa, yang mengungkapkan temuan lagu-lagu Bali yang melanggar aturan penyiaran, termasuk muatan seksual dan ketidaksesuaian dengan norma kesopanan.
Ia mengingatkan para musisi dan pembuat video klip akan pentingnya mematuhi aturan yang berlaku.
Forum ini menjadi wadah bagi para seniman pop Bali untuk berdiskusi dan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya etika dalam berkarya, sehingga musik pop Bali tetap menjadi hiburan yang positif dan tidak merusak nilai-nilai budaya. (fathur)