Pujawali Uluwatu Gaungkan Lagi Larangan Plastik
ULUWATU, PODIUMNEWS.com - Di tengah khidmatnya Pujawali Pura Luhur Uluwatu yang jatuh pada Anggarakasih Medangsia, Selasa (13/5/2025), pesan penting tentang pelestarian lingkungan kembali digaungkan. Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar, melalui Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa, bersama para pemedek dan tokoh masyarakat, turut serta dalam persembahyangan seraya menekankan pentingnya meminimalisir penggunaan plastik sekali pakai dalam setiap ritual.
Usai ngaturang bhakti, Wawali Arya Wibawa menyaksikan prosesi mulang pakelem di kawasan pantai Pura Uluwatu, berbaur dengan ribuan umat yang hadir. Suara gamelan dan kidung mengiringi jalannya upacara yang berlangsung khusyuk.
Panglingsir Puri Agung Jro Kuta, I Gusti Ngurah Jaka Pratidnya (Turah Joko), didampingi Bendesa Adat Pecatu, I Wayan Sumerta, menjelaskan bahwa rangkaian pujawali telah berjalan lancar. Turah Joko juga kembali mengingatkan pemedek untuk tidak menggunakan kantong plastik sebagai wadah sarana upacara atau banten. Imbauan ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Bali tentang Gerakan Bali Bersih Sampah.
"Dengan melakukan srada bhakti kehadapan Ida Hyang Widhi Wasa, kita juga harus menjaga keseimbangan alam semesta," ujar Turah Joko, menekankan bahwa minimnya penggunaan plastik adalah bagian dari upaya menjaga harmoni alam.
Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, dalam keterangannya usai upacara, menyampaikan bahwa momentum pujawali ini hendaknya menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan. Larangan penggunaan plastik dalam upacara adat adalah salah satu langkah nyata dalam mendukung program Bali bersih sampah.
“Dengan pelaksanaan pujawali ini mari kita tingkatkan rasa sradha bhakti kita sebagai upaya menjaga harmonisasi antara parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai implementasi Tri Hita Karana, termasuk di dalamnya menjaga kebersihan lingkungan,” tegas Arya Wibawa.
Kehadiran Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa beserta jajaran dalam pujawali ini juga menunjukkan sinergi antar pemerintah daerah dalam mendukung kegiatan keagamaan yang selaras dengan pelestarian lingkungan.
Pujawali di Pura Luhur Uluwatu kali ini bukan hanya menjadi momentum spiritual, tetapi juga menjadi pengingat kuat akan tanggung jawab umat Hindu dalam menjaga kesucian alam Bali dari sampah plastik. (fathur/suteja)