Restorasi Kori Agung Cagar Budaya Pura Dalem Tohpati Rampung
DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Program restorasi Kori Agung dan tembok penyengker Pura Dalem Tohpati, Desa Adat Kesiman, Denpasar, kini telah rampung. Penyelesaian pemugaran cagar budaya yang diperkirakan telah berdiri sejak tahun 1932 itu ditandai dengan upacara pemelaspasan yang dihadiri Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, pada Selasa (10/6).
Kehadiran Walikota Jaya Negara beserta sejumlah pejabat seperti Anggota DPRD Kota Denpasar I Wayan Warka, Camat Denpasar Timur Ketut Sri Karyawati, dan Perbekel Desa Kesiman Kertalangu Made Suena, menjadi bentuk apresiasi Pemkot Denpasar atas semangat gotong-royong masyarakat dalam mendukung pelestarian aset bersejarah ini. Walikota menekankan, hal ini sejalan dengan Visi Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju, yang dijiwai spirit Vasudhaiva Khutumbakam atau prinsip persaudaraan universal.
Jaya Negara menyatakan, upacara pemelaspasan ini adalah momentum penting bagi masyarakat untuk selalu "eling" (mengingat) dan meningkatkan sradha bakti (keimanan) kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa. Lebih jauh, ia mengajak masyarakat menjadikan momen ini untuk menjaga keharmonisan antara parahyangan (hubungan dengan Tuhan), pawongan (hubungan antarmanusia), dan palemahan (hubungan dengan lingkungan), sebagai implementasi Tri Hita Karana.
“Dengan pelaksanaan upacara pemelaspasan ini mari kita tingkatkan rasa sradha bakti kita sebagai upaya menjaga harmonisasi antara parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai implementasi Tri Hita Karana,” tutur Walikota.
Jro Mangku Gede Dalem Tohpati, Gede Gara, didampingi Panitia Pembangunan Mangku Nyoman Dayuh, menjelaskan bahwa restorasi Kori Agung dan Tembok Penyengker telah dimulai beberapa bulan lalu dan memakan waktu sekitar tiga bulan. Mereka menyebutkan, Kori Agung ini merupakan salah satu cagar budaya penting di Kota Denpasar. Bersamaan dengan pemelaspasan, juga dilaksanakan ritual mendem pedagingan yang dipuput oleh Ida Rsi Griya Batur Sari Tembau.
Pihak pura menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota Denpasar. Mereka berharap upacara ini dapat terus mempertahankan tradisi, adat, dan budaya, serta keharmonisan umat di Kota Denpasar. Restorasi ini menjadi bukti komitmen bersama dalam merawat warisan yang tak ternilai harganya.
(sukadana/suteja)