Podiumnews.com / Aktual / Sosial Budaya

Pemkot Denpasar Peringati Tumpek Uye, Layani Vaksin Hewan

Oleh I Nyoman Sukadana • 12 Juli 2025 • 20:34:00 WITA

Pemkot Denpasar Peringati Tumpek Uye, Layani Vaksin Hewan
Pemkot Denpasar menggelar persembahyangan Tumpek Uye dan layanan kesehatan hewan di Pura Agung Jagatnatha, Sabtu (12/7/2025). (Foto: Humas Pemkot Denpasar)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Pemerintah Kota Denpasar menggelar persembahyangan bersama dalam rangka peringatan Rahina Tumpek Uye di Pura Agung Jagatnatha, Sabtu (12/7/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh Sekda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Wiradana, Wakil Ketua DPRD Denpasar Made Oka Cahyadi Wiguna, Forkopimda Denpasar, serta seluruh pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar.

Prosesi persembahyangan dipuput oleh Ida Pedanda Gde Pradipta Dwija Tamu, Griya Sindhu, dengan suasana khidmat. Tumpek Uye merupakan hari suci dalam ajaran Hindu yang diperingati sebagai bentuk bhakti kepada Sang Hyang Rare Angon, manifestasi Dewa Siwa sebagai pelindung hewan, khususnya binatang peliharaan.

Sekda Denpasar Alit Wiradana dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Tumpek Uye merupakan momen reflektif untuk memperkuat harmoni antara manusia dan makhluk hidup lainnya. Hal ini disebutnya sejalan dengan filosofi Tri Hita Karana, khususnya aspek palemahan dan pawongan.

“Melalui peringatan Tumpek Uye ini, kita diajak menjaga keharmonisan dengan seluruh ciptaan Tuhan. Ini bagian dari implementasi ajaran Tri Hita Karana,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Pemkot Denpasar melalui Dinas Pertanian juga menyediakan pelayanan kesehatan hewan gratis bagi masyarakat, meliputi vaksinasi rabies, sterilisasi, dan pemeriksaan umum. Sejak pagi, warga tampak antusias membawa hewan peliharaan seperti anjing dan kucing untuk mendapatkan layanan tersebut.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Ini menunjukkan kesadaran kolektif warga Denpasar dalam menjaga kesehatan hewan peliharaan,” ujar Alit Wiradana.

Selain pelayanan kesehatan, kegiatan juga diisi dengan pelepasan burung sebagai simbol keharmonisan dan kebebasan. Sekda Wiradana berharap, peringatan Tumpek Uye tidak hanya menjadi bentuk pelestarian budaya, namun juga membangun kepedulian terhadap makhluk hidup sebagai bagian dari kehidupan bersama.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Surya Antara, menyampaikan bahwa kegiatan peringatan Tumpek Uye secara rutin dilaksanakan Pemkot Denpasar sebagai wujud komitmen terhadap kearifan lokal dan pelaksanaan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan masyarakat kota.

“Ini adalah wujud sradha bhakti terhadap Sang Pencipta dan rasa cinta kasih terhadap seluruh ciptaan-Nya, terutama binatang sebagai bagian dari kehidupan,” jelasnya.

(sukadana)