Sanitasi Layak Masih Jadi Tantangan Wilayah Pinggiran Badung
MANGUPURA, PODIUMNEWS.com - Akses sanitasi layak masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah pinggiran Kabupaten Badung. Kondisi tersebut mendorong Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Badung berkolaborasi dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Badung menyalurkan bantuan sarana sanitasi toilet kepada warga kurang mampu di Banjar Kelepekan, Desa Tumbak Bayuh, Sabtu (24/1/2026).
Ketua TP PKK Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, mengatakan peningkatan akses sanitasi merupakan fondasi utama dalam menjaga kesehatan keluarga dan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar pemerataan fasilitas dasar dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.
“Peningkatan akses sanitasi adalah fondasi utama kesehatan keluarga. Kolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan KADIN menjadi kunci keberhasilan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Badung,” ujar Rasniathi.
Ia mengapresiasi peran aktif KADIN Badung yang dinilai menunjukkan kepedulian nyata terhadap warga yang masih membutuhkan fasilitas sanitasi standar, khususnya di wilayah dengan kebutuhan dasar yang tinggi.
“Kami sangat menghargai dukungan KADIN Kabupaten Badung. Ini sejalan dengan prioritas TP PKK untuk menciptakan masyarakat yang sehat dan sejahtera,” tambahnya.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua KADIN Badung Putu Gede Putra Adnyana, jajaran Pemerintah Desa Tumbak Bayuh, tokoh masyarakat Banjar Kelepekan, serta perwakilan Gerakan Badung Peduli.
Ketua KADIN Badung Putu Gede Putra Adnyana mengatakan bantuan sanitasi ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial KADIN sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
“Sebagai mitra strategis pemerintah, KADIN ingin memastikan kehadiran pelaku usaha memberikan dampak sosial yang nyata. Program ini merupakan agenda berkala kami dalam payung Gerakan Badung Peduli,” ujarnya.
Ke depan, KADIN Badung berencana memperluas cakupan program sosial tidak hanya pada sektor sanitasi, tetapi juga pendidikan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat kurang mampu.
(sukadana)