Podiumnews.com / Aktual / Sosial Budaya

Patroli Rutin Pecalang Sumerta Jadi Perhatian Pemkot Denpasar

Oleh Nyoman Sukadana • 25 Januari 2026 • 20:17:00 WITA

Patroli Rutin Pecalang Sumerta Jadi Perhatian Pemkot Denpasar
Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara memakaikan pin kepada Komandan Pecalang Desa Adat Sumerta Masa Bakti 2026–2030, Minggu (25/1/2026). (foto/sukadana)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Program patroli rutin Pecalang Desa Adat Sumerta menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Hal tersebut mengemuka saat pengukuhan Pecalang Desa Adat Sumerta Masa Bakti 2026–2030 yang digelar di Wantilan Pura Desa dan Bale Agung Desa Adat Sumerta, Minggu (25/1/2026) sore.

Pengukuhan dilakukan oleh Bendesa Adat Sumerta dan ditandai dengan pemakaian pin Pecalang oleh Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara kepada Komandan Kompi dan Wakil Komandan Kompi Pecalang Desa Adat Sumerta. Sebanyak 109 Pecalang resmi dikukuhkan untuk menjalani masa ayahan 2026–2030, dengan I Nyoman Cangker dipercaya sebagai Komandan Kompi.

Jro Bendesa Desa Adat Sumerta I Made Ariawan Payuse mengatakan, patroli rutin yang dilaksanakan setiap Sabtu malam merupakan salah satu program unggulan Paiketan Pecalang Desa Adat Sumerta. Program tersebut telah berjalan secara konsisten dan mendapat apresiasi dari aparat kepolisian.

“Kami menjalankan patroli rutin setiap Sabtu malam. Program ini juga telah diapresiasi oleh Polsek Denpasar Timur karena membantu menjaga keamanan dan ketertiban wilayah,” ujar Ariawan Payuse.

Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota Denpasar terhadap Paiketan Pecalang Desa Adat Sumerta. Kehadiran langsung Wali Kota Denpasar dalam pengukuhan tersebut dinilai memberi semangat tambahan bagi Pecalang dalam menjalankan tugas ke depan.

Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mengapresiasi peran aktif Pecalang dalam menjaga kamtibmas. Menurutnya, sinergi antara Pecalang, pemerintah, dan aparat keamanan menjadi faktor penting dalam menciptakan rasa aman, terutama di wilayah perkotaan dan destinasi pariwisata.

“Keberadaan Pecalang sangat membantu memastikan keamanan dan ketertiban wilayah. Hal ini sangat penting bagi Denpasar sebagai daerah tujuan pariwisata karena berpengaruh terhadap sektor lainnya,” kata Jaya Negara.

Rangkaian pengukuhan diawali dengan Upacara Mejaya Jaya yang dipuput Ida Pandita Mpu Padma Nanda Griya Agung Pasek Sumerta. Acara tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kota Denpasar I Made Mudra, Camat Denpasar Timur Ketut Sri Karyawati, perbekel se Desa Adat Sumerta, para sesepuh Pecalang, serta tokoh adat dan masyarakat.

(sukadana)