Satgas Pangan Polda Bali Sidak Pasar Kreneng, Begini Hasilnya
DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Menjelang Lebaran, Tim Satgas Pangan Gabungan Polda Bali melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Kreneng, Denpasar, Bali, Kamis (5/2/2026). Sidak ini dilakukan guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.
Dalam sidak tersebut, tim menyasar komoditas utama yang menjadi kebutuhan masyarakat, seperti beras, telur, cabai, bawang, dan daging. Petugas menyambangi sejumlah toko dan berdialog langsung dengan para pedagang guna memantau harga sekaligus menelusuri jalur distribusi bahan pangan di lapangan.
Sidak ini dihadiri oleh Kepala Bulog Wilayah Provinsi Bali M. Anwar, Kabag Protokol & TU Pimpinan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Bhaskoro Dwi Widhianto, S.P., M.E., M.P.P., Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Bali AKBP William Sitorus, S.I.K., M.H., perwakilan Dinas Pertanian dan Pangan Provinsi Bali, perwakilan Dinas PMPTSP Provinsi Bali, serta perwakilan Disperindag Provinsi Bali.
Dari hasil pengawasan, tim menemukan satu toko yang menjual cabai dengan harga tidak sesuai ketentuan. Terhadap pelaku usaha tersebut diberikan surat teguran sebagai langkah pembinaan. Diduga kuat, tingginya harga cabai dipengaruhi oleh rantai distribusi yang panjang sehingga berdampak pada harga jual di tingkat pasar.
Sementara itu, Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Bali AKBP William Sitorus, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa sidak ini merupakan bentuk komitmen negara dalam melindungi masyarakat dari lonjakan harga menjelang hari besar keagamaan.
“Kami hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang wajar. Pengawasan akan terus kami lakukan bersama instansi terkait, sekaligus mendorong distribusi yang lebih efisien agar tidak terjadi permainan harga di pasar,” tegasnya.
Dia menegaskan, Satgas Pangan Polda Bali akan terus melakukan pemantauan secara berkala hingga Idul Fitri guna menjaga keseimbangan pasokan dan harga. Diharapkan langkah ini mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan serta menciptakan situasi pasar yang kondusif.
(hes/k.turnip)