Akibat kebakaran tersebut menghanguskan gudang penyimpanan pakaian dan kertas bekas, mesin pompa air, plafon kamar mandi beserta kabel listrik, hangus terbakar. Kerugian ditaksir sejumlah Rp10 juta.
Kapolsek Denpasar Timur Kompol I Ketut Tomiyasa menjelaskan, kebakaran diketahui saat pembantu rumah tangga bernama Rahel Rara Roba (27) sedang menyetrika pakaian di lantai satu. Tak lama saksi mendengar teriakan warga ada kobaran api berasal dari lantai dua rumah.
Saksi Rahel lantas bergegas membangunkan Muliati yang sedang beristirahat di lantai dua. Mereka kemudian berlari keluar dari rumah untuk menyelamatkan diri. Terlihat, warga sekitar turut membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Petugas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Denpasar tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 Wita dan menggunakan 10 unit mobil pemadam. Petugas langsung melakukan pemadaman, dan api berhasil dipadamkan sekitar 20 menit kemudian.
Kapolsek Tomiyasa mengatakan, pihaknya segera mendatangi lokasi dan memintai keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut. Dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat korsleting listrik pada pompa air pada tandon air rumah korban yang terletak di atas genting, lalu merembet ke gudang yang jaraknya berdekatan.
"Diduga akibat korsleting listrik pada pompa air pada tandon air. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut," tandasnya, Selasa (10/2/2026).