Pemuda Asal NTT Tewas Tergantung di Padangsambian Kaja
DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Pemuda asal Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), berinisial YAK (23) ditemukan tewas gantung diri di kamar penginapan di Desa Padangsambian Kaja, Denpasar Barat, Denpasar, Bali, Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 16.30 Wita. Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban.
Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Gede Adhi Saputra Jaya mengatakan, penemuan ini awalnya diketahui oleh penjaga penginapan bernama Ketut Suriati (55). Saksi mendatangi kamar inap korban untuk memberitahukan bahwa masa check out sudah lewat. Di depan pintu kamar, saksi mengetuk berulang kali, namun tidak ada respon.
Bahkan saat HP korban dihubungi, terdengar suara nada dering dari dalam kamar, tapi panggilan telepon tidak juga dijawab korban. Alih-alih, saksi kemudian mendorong paksa sedikit pintu kamar dan melihat korban sudah gantung diri. “Setelah pintu sedikit terbuka, saksi melihat korban tergantung menggunakan tali warna merah,” jelas Iptu Adi, Senin (23/2/2026).
Penemuan mayat itu dilaporkan ke pemilik penginapan dan sejurus kemudian ke polisi. Polsek Denpasar Barat bersama anggota Identifikasi Polresta Denpasar mendatangi lokasi penginapan tsrsebut.
"Korban ditemukan tergantung di belakang pintu kamar menggunakan tali sepatu warna merah yang diikatkan pada lubang ventilasi, dengan posisi tubuh menghadap ke timur, kedua tangan lurus mengepal, dan kedua kaki lurus ke bawah," ungkapnya.
Dijelaskannya, korban mengenakan kaus warna putih, celana panjang training hitam, serta jaket hitam, dengan tali merah terikat pada leher membentuk simpul mati berbentuk huruf V. Di TKP, petugas mendapati adanya cairan keluar dari kemaluan korban serta kotoran dari dubur, lidah menjulur, dan mulut mengeluarkan busa.
Di kamar penginapan, turut diamankan obat-obatan berupa paracetamol dan asam mefenamat. Petugas juga mengamankan sebuah kursi yang diduga digunakan sebagai pijakan, satu unit handphone merek Vivo dalam keadaan menyala.
Kemudian, minuman keras jenis arak di lantai kamar, bekas botol minuman energi Kratingdaeng yang telah habis diminum, minuman energi jenis Red Bull, serta permen Mentos rasa jeruk.
Kemudian, jenazah korban dibawa menuju kamar jenazah RSUP Prof dr IGNG Ngoerah Sanglah Denpasar menggunakan mobil ambulans BPBD Kota Denpasar. "Penyebab korban gantung diri masih didalami," ujarnya.
(hes/k.turnip)