Podiumnews.com / Aktual / Pemerintahan

Badung Siapkan Rp 266 Miliar Atasi Banjir dan Abrasi

Oleh Nyoman Sukadana • 01 Maret 2026 • 19:08:00 WITA

Badung Siapkan Rp 266 Miliar Atasi Banjir dan Abrasi
Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti memimpin Gerakan Bali Bersih Sampah di Pantai Petitenget. (sukadana)

BADUNG, PODIUMNEWS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung menyiapkan anggaran sebesar Rp 266 miliar pada tahun 2026 untuk menangani persoalan banjir dan abrasi pantai yang kerap terjadi di sejumlah kawasan strategis.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat memimpin Gerakan Bali Bersih Sampah yang dipusatkan di Pantai Petitenget, Minggu (1/3/2026). Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penanaman pohon di area pesisir serta aksi bersih pantai hingga kawasan Cemagi.

“Bersih pantai ini rutin kita lakukan setiap minggu sebagai upaya menjaga lingkungan pesisir. Badung hidup dari sektor pariwisata, dan pantai adalah daya tarik utamanya. Karena itu kebersihannya harus menjadi tanggung jawab bersama,” tegas Bupati Adi Arnawa.

Selain aksi bersih pantai, Bupati juga memaparkan langkah struktural untuk mengantisipasi abrasi melalui pembangunan breakwater di sejumlah titik pesisir.

“Kita siapkan pembangunan breakwater mulai dari wilayah selatan hingga ke arah Canggu. Tujuannya agar pantai tetap lebar dan memiliki ruang yang lebih baik bagi aktivitas masyarakat maupun wisatawan,” jelasnya.

Terkait persoalan banjir, khususnya di kawasan seperti Jalan Dewi Sri, Pemkab Badung mengalokasikan anggaran signifikan pada tahun 2026 untuk penataan drainase, pelebaran sungai, serta pembangunan embung sebagai penampung air hujan.

“Dana Rp 266 miliar itu kita fokuskan untuk memperbaiki sistem drainase, memperlebar sungai, dan membangun embung. Kita ingin penanganan banjir dilakukan secara menyeluruh dan terencana,” ujar Adi Arnawa.

Pemkab Badung juga menggandeng Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Mangutama untuk menerapkan teknologi Membrane-Based Non-Revenue Water Processing portabel dalam pengelolaan air genangan.

“Air genangan nantinya tidak hanya dibuang ke laut, tetapi diproses menjadi cadangan air bersih layak konsumsi. Dengan teknologi ini, penanganan banjir di Badung menjadi lebih produktif,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyerahkan Compost Bag secara simbolis kepada perwakilan seluruh kecamatan se-Kabupaten Badung sebagai langkah konkret pengelolaan sampah berbasis sumber.

Kegiatan Gerakan Bali Bersih Sampah ini juga diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Badung, anggota DPRD Badung, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, instansi vertikal, unsur Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Republik Indonesia, camat, perbekel, bendesa adat, pelaku usaha pariwisata, mahasiswa, pelajar, serta ribuan relawan.

Bupati menegaskan bahwa penanganan sampah tidak cukup dilakukan di hilir, tetapi harus dimulai dari rumah tangga.

“Yang kita bangun bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi budaya bersih. Jika dari rumah sudah terkelola dengan baik, beban di hilir akan jauh berkurang,” tutupnya.

(sukadana)