Podiumnews.com / Aktual / Edukasi

Komitmen Satuan Pendidikan Denpasar Kelola Sampah Berbasis Sumber

Oleh Kander Turnip • 06 Maret 2026 • 21:52:00 WITA

Komitmen Satuan Pendidikan Denpasar Kelola Sampah Berbasis Sumber
Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara di acara Sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber Bagi Satuan Pendidikan di Kota Denpasar di Ruang Taksu Gedung Dharma Negara Alaya (DNA), Denpasar, Bali, Jumat (6/3/2026). (foto/sukadana)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara memberikan arahan di Sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber Bagi Satuan Pendidikan di Kota Denpasar di Ruang Taksu Gedung Dharma Negara Alaya (DNA), Denpasar, Bali, Jumat (6/3/2026).

Sosialisasi ini diikuti unsur PGRI Provinsi Bali dan Kota Denpasar, MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) SD, SMP dan SMA Negeri dan Swasta se- Kota Denpasar serta instansi terkait lainnya.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, Sekda Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya yang juga menjabat sebagai Ketua PGRI Provinsi Bali, Forkopimda dan perwakilan OPD Pemerintah Kota Denpasar.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam arahannya menyampaikan bahwa melalui kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah berbasis sumber bagi satuan pendidikan di Kota Denpasar ini, Pemkot Denpasar ingin mengetahui komitmen satuan pendidikan terkait program pengelolaan sampah berbasis sumber yang telah dijalankan oleh Pemkot Denpasar bersama seluruh unsur lainnya.

"Kami yakin para satuan pendidikan dan tenaga pendidik di Kota Denpasar telah lama menjalankan program pengelolaan sampah berbasis sumber baik itu di sekolah masing-masing dan juga menjadi garda terdepan di lingkungannya," katanya.

Jaya Negara kemudian menyampaikan, hal ini juga terkait dengan arahan Menteri LH Hanif Faisol dalam kunjungannya ke Kota Denpasar kemarin, dimana Pemkot Denpasar diharapkan segera mempertajam langkah konkret pengelolaan sampah berbasis sumber dan juga sebagai langkah antisipasi kondisi di TPA Suwung.

"Langkah paling pritoritas tentu saja mengintensifkan pengelolaan sampah berbasis sumber mulai dilingkup rumah tangga dan di sekolah. Pemkot Denpasar juga telah melaksanakan sosialisasi secara intensif kepada seluruh elemen dan juga pembagian komposter," ungkapnya.

Terkait peran serta satuan pendidikan terhadap program pengelolaan sampah berbasis sumber ini telah ditajamkan melalui Instruksi Wali Kota Denpasar Nomor 100.3.4.3/1/HK Tahun 2025  Tentang Optimalisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber berisi Pemilahan Sampah di Sumber, mengumpulkan sampah anorganik bernilai ekonomis untuk ditabung di Bank Sampah, melakukan pengolahan sampah organik dengan berbagai metode dan  mengurangi kemasan sekali pakai terutama plastik.

Juga mendorong peran serta satuan pendidikan melalui melibatkan seluruh warga sekolah, mengembangkan program sekolah peduli lingkungan, menerapkan pemilahan sampah di sekolah, membentuk kebiasaan siswa.

Sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar akademik, tapi juga menjadi tempat membangun kebiasaan hidup berkelanjutan dan jika siswa sejak dini siswa telah terbiasa memilah dan mengelola sampah kita akan mempersiapkan generasi peduli lingkungan dan masa depan Kota Denpasar.

"Sosialisasi diharapkan tidak sampai di sini, tapi berkelanjutan. Mulai dari saat ini kami Pemkot Denpasar mohon dukungan satuan pendidikan di Kota Denpasar. Karena jika gerakan pengelolaan sampah berbasis sumber dilakukan serentak seluruh lapisan dan elemen di masyarakat pasti penanganan sampah di Kota Denpasar akan terealisasi dengan baik, " ujar Wali Kota Jaya Negara.

Sekda Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya yang juga menjabat sebagai Ketua PGRI Provinsi Bali mengatakan, sesuai arahan Wali Kota Denpasar sosialisasi pengelolaan sampah berbasis sumber bagi satuan pendidikan di Kota Denpasar untuk memberi motivasi dan dukungan kepada satuan pendidikan di semua jenjang pendidikan di Kota Denpasar untuk menjadi percontohan dan garda terdepan pengelolaan sampah berbasis sumber di Kota Denpasar.

"Kami sampaikan juga kegiatan pengelolaan sampah berbasis sumber menjadi program prioritas Pemkot Denpasar. Semuanya didukung oleh komitmen unsur PGRI dan MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) SD, SMP dan SMA Negeri dan Swasta se-Kota Denpasar," jelasnya.

Sekda Eddy Mulya menambahkan Pemkot akan menggodok sistem kompetisi sekolah percontohan pengelolaan sampah berbasis sumber serangkaian Hari Guru di Bulan November mendatang.

Ketua PGRI Kota Denpasar, Drs. I Ketut Suarya ditemui setelah acara menyatakan komitmen siap mendukung program pemerintah Kota Denpasar dalam pengelolaan sampah berbasis sumber.

"Kami segera akan menindaklanjuti dengan mengintesifkan sosialisi program pengelolaan sampah berbasis sumber ini untuk menajamkan kontribusi dan peran serta teman-teman di satuan pendidikan yang sejalan dengan program Pemerintah Kota Denpasar," ungkapnya.

(sukadana/kturnip)