Podiumnews.com / Aktual / News

Atap Pelinggih Pura Kawitan Ki Gusti Celuk Terbakar

Oleh Kander Turnip • 16 Maret 2026 • 19:54:00 WITA

Atap Pelinggih Pura Kawitan Ki Gusti Celuk Terbakar
Atap pelinggih yang terbuat dari ijuk di Pura Kawitan Ki Gusti Celuk di Lingkungan Dukuh Kembang, Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, terbakar, Minggu (15/3/2026) malam. (foto/hes)

BADUNG, PODIUMNEWS.com Diduga akibat sambaran petir, satu atap pelinggih yang terbuat dari ijuk di Pura Kawitan Ki Gusti Celuk di Lingkungan Dukuh Kembang, Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, terbakar, Minggu (15/3/2026) sekitar pukul 20.00 Wita. Pihak pura diduga mengalami kerugian Rp600 juta.

Menurut Kasubsi PIDM Sihumas Polres Badung Ipda Ni Nyoman Yuni Eltari, percikan api awalnya diketahui oleh seorang warga bernama I Gede Oka Wibawa (39). Saksi yang tinggal di dekat lokasi saat kejadian berada di dalam rumah. "Dari dalam rumah, saksi mendengar suara petir disertai kilatan di atas rumahnya, saat itu hujan turun," ujarnya, Senin (16/3/2026).

Karena penasaran, saksi keluar rumah untuk melakukan pengecekan. Namun saksi tidak menemukan adanya kerusakan pada bangunan rumah miliknya. Saksi lalu pergi sembahyang di sanggah miliknya.

Selesai sembahyang, saksi melihat ke arah bangunan meru di Pura Kawitan Ki Gusti Celuk yang berada di sebelah rumahnya. Di pura itu terlihat muncul api sebesar bola lampu yang muncul dari atap salah satu pelinggih. Atap pelinggih tersebut terbuat dari ijuk.

Melihat itu, saksi menyuruh anaknya memukul kulkul untuk memberi tanda kepada warga sekitar bahwa telah terjadi kebakaran di pura tersebut. Mendengar bunyi kulkul, warga sekitar langsung berdatangan ke lokasi kejadian untuk membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya serta menghubungi Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat) Kabupaten Badung.

"Warga keluar setelah mendengar kulkul bulus dan turut membantu memadamkan api dengan alat seadanya," jelas Ipda Yuni, Senin (16/3/2026).

Beberapa saat, petugas damkar tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Setelah api padam, petugas Polsek Mengwi yang tiba di lokasi kemudian mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, serta melakukan olah TKP.

Ipda Yuni menjelaskan, dari hasil penyelidikan diduga kuat kebakaran tersebut disebabkan karena sambaran petir. "Hasil identifikasi sementara, kebakaran diduga dipicu sambaran petir yang mengenai atap pura saat hujan deras mengguyur wilayah setempat," ujarnya.

(hes/kturnip)