Podiumnews.com / Aktual / Olahraga

Bali United dan PSSI Bali Gelar Pelatihan Match Commissioner

Oleh Kander Turnip • 18 Maret 2026 • 21:53:00 WITA

Bali United dan PSSI Bali Gelar Pelatihan Match Commissioner
Kursus pelatihan Match Commissioner berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (9/3/2026) hingga Kamis (12/3/2026). (baliutd)

GIANYAR, PODIUMNEWS.com Program pengembangan sumber daya manusia (SDM) dalam pelaksanaan sepak bola Indonesia kembali dijalankan PSSI Bali bekerja sama dengan Bali United FC.

Setelah menjalani program pengembangan kursus kepelatihan Lisensi D PSSI, kemudian berlanjut pada kursus wasit C3, kali ini diselenggarakan kursus pengawas pertandingan atau dikenal dengan sebutan Match Commissioner PSSI.

Pelaksanaan kursus pelatihan Match Commissioner tersebut berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (9/3/2026) hingga Kamis (12/3/2026) malam.

Sekretaris Umum PSSI Bali, Dewa Made Teges Wirawan yang hadir pada hari pembukaan menerangkan, pengembangan sumber daya manusia di pelaksanaan suatu pertandingan menjadi program unggulan yang dijalankan PSSI Bali bersama Bali United selama dua tahun terakhir ini.

“Kami dari PSSI Bali dan Bali United sudah menjalankan kursus pelatih dari tahun lalu hingga tahun ini masih berjalan. Kemudian di tahun ini sudah mulai kursus lisensi wasit C3 dan berlanjut pada kursus Match Commissioner yang jarang diketahui masyarakat umum. Padahal tugas dan tanggung jawabnya begitu besar dari masa persiapan hingga sesudah hari pertandingan,” ungkap Dewa Teges.

Total 29 peserta mengikuti kursus Match Commissioner yang nantinya bakal mengelola dan membuat suatu laporan dalam sebuah pertandingan resmi dari PSSI. Para Match Commissioner ini adalah wakil tertinggi dari PSSI yang harus menjalankan pertandingan sesuai dengan regulasi yang diberlakukan tanpa keluar dari aturan FIFA.

“Mewakili Plt. Ketum PSSI Bali, Bapak Pieter Tanuri, saya mengucapkan selamat telah terlaksananya kursus ini dan semoga menuai hasil positif untuk perkembangan sepak bola di Bali dan juga Indonesia,” terang mantan asisten manajer Persegi Bali ini.

Para peserta dibimbing langsung oleh Instruktur, Cahyanto dan didampingi Kadek Suastana, keduanya merupakan Match Commissioner kompetisi Super League atau tingkat teratas sepak bola di Indonesia. 

Nantinya para peserta Match Commissioner ini akan ditugaskan berdasarkan rekomendasi dari PSSI dalam berbagai agenda kompetisi di tingkat Kabupaten /Kota seperti Porjar, Porprov, Piala Soeratin, Elite Pro Academy (EPA) dan bakal bertahap ke jenjang strata tingkat sepak bola nasional seperti Liga 4, Liga 3, Championship hingga Super League.

(adi/kturnip)