Podiumnews.com / Aktual / Pemerintahan

Bupati Badung Lantik Perbekel Antar Waktu Tiga Desa

Oleh Kander Turnip • 31 Maret 2026 • 18:55:00 WITA

Bupati Badung Lantik Perbekel Antar Waktu Tiga Desa
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat melantik Perbekel Antar Waktu di Ruang Kertha Gosana Puspem Badung, Bali, Selasa (31/3/2026). (foto/adi)

BADUNG, PODIUMNEWS.com Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa melantik Perbekel Antar Waktu (PAW) di antaranya Perbekel Desa Pangsan Kecamatan Petang, Perbekel Desa Sedang dan Perbekel Desa Bongkasa Kecamatan Abiansemal bertempat di Ruang Kertha Gosana Puspem Badung, Badung, Selasa (31/3/2026).

Turut hadir Ketua DPRD Badung I Gst. Anom Gumanti bersama Wakil Ketua Komisi I I Gst Lanang Umbara, para pejabat terkait di lingkungan Pemkab Badung, para Camat se-Badung, Organisasi Kewanitaan, Ketua BPD, LPM serta para Perbekel dan Ketua TP. PKK se-Badung.

Pada kesempatan tersebut dilaksanakan pengambilan sumpah, pelantikan dan penandatangan pakta integritas kepada tiga orang Perbekel Antar Waktu yaitu atas nama I Gusti Ngurah Muliharta sebagai Perbekel Pangsan Kecamatan Petang periode Tahun 2026 – 2029, atas nama I Gusti Ngurah Suwindra sebagai Perbekel Sedang Kecamatan Abiansemal periode Tahun 2026 – 2029 dan atas nama I Gusti Agung Sumajaya sebagai Perbekel Bongkasa Kecamatan Abiansemal periode 2026 – 2030.

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa mengucapkan selamat kepada perbekel yang baru saja dilantik. Disampaikan kepada Perbekel yang dilantik untuk segera menyesuaikan diri, terutama terkait dengan visi misi Bupati Badung. Karena bagaimanapun juga perbekel terpilih ini kan melaksanakan apa yang menjadi visi misi Bupati.

“Perbekel harus beradaptasi terhadap program-program Pemerintah Kabupaten Badung, terutama terkait data-data di lapangan. Ini yang penting, saya selaku Bupati tentu sangat ingin sekali apa yang menjadi program-program unggulan kami benar-benar tepat sasaran. Jadi masyarakat yang berhak itu mendapatkan. Jangan sampai nanti ada masyarakat yang memang berhak, tapi tidak mendapatkan. Ini kan sayang sekali, padahal itu adalah program yang menurut kami sangat membantu kondisi masyarakat kita, terutama masyarakat yang memang dalam kondisi tidak berdaya,” ujar Bupati Adi Arnawa.

Lebih lanjut dikatakan, sebagai ujung tombak pemerintahan, perbekel memiliki peran strategis dalam menggerakkan pembangunan desa, memberikan pelayanan kepada masyarakat 24 jam penuh, apalagi wilayahnya sering terjadi bencana alam yang membutuhkan pelayanan secara all out.

“Masyarakat Badung ini walaupun ya boleh dibilang luarnya sedikit berbedalah, tapi nyatanya kalau kita lihat kadang masih ada masyarakat yang kondisi rumahnya, termasuk kondisi fisiknya sangat memprihatinkan. Untuk itulah ini akan kami fokuskan untuk bisa kami atasi sehingga benar-benar Indeks Pembangunan Manusia ini memang benar-benar kita bisa pertanggung jawabkan,” imbuhnya.

(adi/kturnip)