Podiumnews.com / Aktual / News

Koster Targetkan Turyapada Tower Rampung Akhir 2026

Oleh Nyoman Sukadana • 05 April 2026 • 19:19:00 WITA

Koster Targetkan Turyapada Tower Rampung Akhir 2026
Gubernur Bali Wayan Koster meninjau progres pembangunan Turyapada Tower di Buleleng, Minggu (5/4/2026). (foto/sukadana)

BULELENG, PODIUMNEWS.com – Gubernur Bali, Wayan Koster, menargetkan pembangunan tahap kedua Turyapada Tower di Kabupaten Buleleng rampung pada akhir 2026.

Hal tersebut disampaikan saat meninjau langsung progres pembangunan proyek tersebut pada Minggu (5/4/2026).

“Saya minta tepat waktu, tapi tidak boleh menurunkan mutu. Ini bukan bangunan biasa, melainkan ikon,” ujar Koster.

Ia menjelaskan, saat ini progres pembangunan tahap kedua telah mencapai sekitar 45 persen. Seluruh pekerjaan konstruksi ditargetkan selesai pada akhir November 2026, dilanjutkan tahap perapian serta persiapan peresmian pada Desember.

Koster menegaskan bahwa proyek ini harus dikerjakan dengan standar tinggi dan tidak boleh mengalami penurunan spesifikasi teknis.

“Harus konsisten dengan bahan berkualitas. Kita rancang dengan bagus, maka tower ini akan jauh lebih unggul dibandingkan yang lain di dunia,” tegasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Koster meninjau sejumlah titik pekerjaan, mulai dari kawasan komunal, lintasan dan terminal gondola, hingga area pendukung seperti glamping, ruang pameran, dan museum telekomunikasi.

Ia juga memberi perhatian khusus pada penataan lanskap, termasuk jalur menuju area parkir serta konektivitas antara terminal dan ruang tunggu gondola.

Menurutnya, pemanfaatan material berkualitas tinggi dan penggunaan spesies tanaman lokal harus menjadi bagian penting dalam pembangunan kawasan.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Ketua DPRD Bali, Dewa Mahadnyana, yang berharap masyarakat Buleleng dapat merasakan manfaat langsung dari proyek tersebut.

Ia juga mengusulkan agar pemerintah menyediakan hari tertentu dengan akses gratis bagi warga lokal secara bergiliran.

Turyapada Tower merupakan proyek strategis di Bali utara yang dirancang sebagai menara multifungsi. Selain berfungsi sebagai pemancar siaran TV digital, internet, dan radio komunitas, kawasan ini juga dikembangkan sebagai destinasi wisata edukatif.

Sejumlah fasilitas yang disiapkan antara lain planetarium, skywalk, jembatan kaca, restoran putar di badan menara, serta restoran statis. Kawasan ini juga dilengkapi museum kebudayaan Bali, laboratorium pendidikan, hingga wahana wisata seperti kebun bunga, taman bermain, dan flying fox.

Untuk menunjang akses, disiapkan area parkir seluas sekitar satu hektare serta gondola sepanjang 1,4 kilometer yang menghubungkan area parkir dengan menara.

Selain itu, kawasan ini juga dilengkapi pusat UMKM dan gedung konvensi yang menyasar pasar wisata MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition), sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi di Bali utara.

(sukadana)