Podiumnews.com / Aktual / Edukasi

Badung Edukasi Pelajar Lawan Narkoba dan Sampah Residu

Oleh Nyoman Sukadana • 07 Juni 2026 • 19:07:00 WITA

Badung Edukasi Pelajar Lawan Narkoba dan Sampah Residu
Ketua TP PKK sekaligus Bunda Anti Narkoba Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat sosialisasi Gerakan Badung Peduli Residu dan Anti Narkoba di SMP Negeri 1 Mengwi, Sabtu (6/6/2026). (foto/sukadana)

BADUNG, PODIUMNEWS.com - Pemerintah Kabupaten Badung bersama Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Badung mengedukasi ratusan pelajar untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan diri dari bahaya narkoba.

Edukasi tersebut dilakukan melalui Sosialisasi Gerakan Badung Peduli Residu dan Anti Narkoba yang berlangsung di SMP Negeri 1 Mengwi, Sabtu (6/6), dengan melibatkan siswa dari SMP Negeri 1 Mengwi dan SMP Negeri 1 Abiansemal.

Kegiatan ini dihadiri Ketua TP PKK sekaligus Bunda Anti Narkoba Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung, Camat Mengwi, narasumber dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Badung, Kepala SMP Negeri 1 Mengwi, Ketua TP PKK Kecamatan Mengwi dan Abiansemal, Tim Gerakan Badung Peduli, serta perwakilan Bumbi sebagai produsen popok dan pembalut ramah lingkungan.

Dalam sambutannya, Rasniathi Adi Arnawa menegaskan pentingnya membangun karakter generasi muda melalui kepedulian terhadap lingkungan dan komitmen menjauhi narkoba.

“Anak-anakku sekalian, kalian adalah aset paling berharga bagi Kabupaten Badung dan masa depan Bali. Hari ini kita berkumpul bukan hanya untuk mendengarkan materi, tetapi untuk memahami dua hal penting yang sangat berkaitan dengan kelangsungan hidup kita semua, yaitu bagaimana kita merawat bumi tempat kita berpijak dan bagaimana kita merawat diri sendiri agar tetap sehat, kuat, dan jauh dari segala bahaya,” ujarnya.

Terkait persoalan lingkungan, Rasniathi menjelaskan bahwa sampah residu merupakan jenis sampah yang tidak dapat didaur ulang maupun dikomposkan sehingga membutuhkan perhatian dan pengelolaan yang lebih serius.

“Kita ingin Badung tetap bersih, asri, dan bebas dari tumpukan sampah. Mulailah dari langkah kecil, buang sampah pada tempatnya, kenali jenis sampah, dan dukung produk lokal yang ramah lingkungan seperti Bumbi yang turut hadir hari ini untuk mendukung gerakan ini dengan produk-produk yang lebih bertanggung jawab terhadap alam,” katanya.

Ia juga mengajak para pelajar untuk membiasakan pemilahan sampah sejak dari rumah dan lingkungan sekolah sebagai bentuk tanggung jawab bersama menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Selain isu lingkungan, sosialisasi juga menitikberatkan pada upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja. Sebagai Bunda Anti Narkoba Kabupaten Badung, Rasniathi mengingatkan para pelajar agar tidak pernah mencoba ataupun terpengaruh ajakan menggunakan narkoba.

“Narkoba adalah musuh utama masa depan kalian. Zat ini tidak hanya merusak fisik dan akal sehat, tetapi juga menghancurkan cita-cita, keluarga, dan masa depan yang sudah kalian rencanakan. Jangan pernah sekalipun mencoba, tergoda, atau terbuai oleh tawaran yang tidak jelas asal-usulnya,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh peserta untuk berani mengatakan tidak terhadap narkoba dan fokus membangun prestasi di bidang akademik maupun nonakademik.

“Katakan tidak pada narkoba dan jadilah pelajar yang berprestasi, berakhlak mulia, serta berguna bagi nusa dan bangsa,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Bumbi turut memberikan edukasi mengenai pengurangan limbah popok dan pembalut sekali pakai yang selama ini menjadi salah satu penyumbang sampah residu rumah tangga.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Badung berharap generasi muda memiliki kesadaran yang lebih kuat terhadap pentingnya menjaga lingkungan sekaligus mampu menjadi garda terdepan dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

(sukadana)

Nyoman Sukadana
Editor

Nyoman Sukadana

Akrab disapa Menot adalah seorang jurnalis, kolumnis, publisher dan penulis buku asal Bali.