Podiumnews.com / Aktual / Ekonomi

Satu-satunya di APOS Bali, Jakarta Siap Kuasai Pasar Konten AI Asia Tenggara

Oleh Nyoman Sukadana • 17 Juni 2026 • 11:48:00 WITA

Satu-satunya di APOS Bali, Jakarta Siap Kuasai Pasar Konten AI Asia Tenggara
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengikuti sesi CEO Forum APOS 2026 di Nusa Dua, Bali, membahas masa depan industri konten berbasis kecerdasan buatan. (Kominfotik Jakarta)

NUSA DUA, PODIUMNEWS.com — Menjadi satu-satunya pemerintah daerah di Indonesia yang menembus ajang bergengsi Asia Pacific Video Operators Summit (APOS) 2026 di Nusa Dua, Bali, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta langsung tancap gas. Jakarta resmi mencanangkan visi besar untuk merebut ceruk pasar konten berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang diproyeksikan bakal merajai Asia Tenggara.

Langkah strategis ini ditegaskan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, saat menghadiri CEO Forum pada hari pertama gelaran internasional tersebut, Selasa (16/6/2026). Forum papan atas ini mempertemukan para raksasa industri hiburan, konten, dan teknologi se-Asia Pasifik.

Dalam sesi tersebut, Co-Founder dan Managing Partner Asia Partners, Nick Nash, memaparkan analisis global yang krusial. Perusahaan ekuitas dengan kapitalisasi pasar mencapai USD 23 miliar (sekitar Rp414 triliun) itu memproyeksikan perpaduan kekuatan cerita (storytelling) dan teknologi AI akan mendominasi industri dalam dua dekade ke depan.

"Saya percaya Indonesia dan Asia Tenggara akan menjadi pasar yang sangat besar untuk konten AI. Kami memprediksi bahwa dalam dekade berikutnya, microdramas (drama mikro) akan diproduksi oleh AI," ujar Nick Nash di hadapan para pemimpin industri.

Merespons proyeksi raksasa tersebut, Wagub Rano Karno menegaskan bahwa Jakarta tidak boleh hanya menjadi penonton atau pasar pasif. Sebagai kota global yang berbudaya dan kreatif, Jakarta harus mengambil peran sebagai motor utama.

"Saya rasa ke depan Jakarta harus bersiap, terutama jika AI semakin berkembang. Kita tidak hanya ingin menjadi pasar, tetapi juga pelaku utama. Jakarta harus menyiapkan SDM di bidang AI untuk mengembangkan industrinya," kata Rano Karno.

Sebagai langkah konkret, Pemprov DKI Jakarta akan mengoptimalkan jalur pendidikan vokasi. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jakarta bakal dibidik dan disiapkan menjadi titik awal inkubasi untuk mencetak talenta-talenta tangguh di bidang AI film.

Bagi Jakarta, adaptasi terhadap teknologi ini bukan lagi pilihan, melainkan keharusan ekonomi. Dampak finansial dari implementasi AI di sektor global sudah sangat nyata dan terukur.

"Dalam pengembangan subsektor ekonomi kreatif, khususnya film, teknologi AI bukan lagi sekadar keniscayaan. Teknologi ini telah membawa dampak ekonomi yang nyata di pasar global. Jakarta harus dan akan memanfaatkan peluang ini," pungkas Rano Karno.

(sukadana)


Nyoman Sukadana
Editor

Nyoman Sukadana

Akrab disapa Menot adalah seorang jurnalis, kolumnis, publisher dan penulis buku asal Bali.