Podiumnews.com / Aktual / Ekonomi

Tabanan Gelar Atraksi Budaya 1,5 Bulan di Bedugul

Oleh Nyoman Sukadana • 21 Juni 2026 • 20:10:00 WITA

Tabanan Gelar Atraksi Budaya 1,5 Bulan di Bedugul
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menyaksikan penampilan seni budaya pada pembukaan Parade Gebogan dan Baleganjur di The Blooms Bali, Bedugul, Minggu (21/6/2026). (Foto: Sukadana)

TABANAN, PODIUMNEWS.com – Pemerintah Kabupaten Tabanan bersama manajemen Daya Tarik Wisata (DTW) Ulun Danu Beratan dan The Blooms Bali menggelar Parade Gebogan dan Baleganjur selama satu setengah bulan sebagai upaya mendongkrak kunjungan wisata di kawasan Bedugul.

Kegiatan bertajuk "Dharma Santi Mahotsava" itu berlangsung mulai 21 Juni hingga 9 Agustus 2026 dan melibatkan 20 Desa Adat Pemaksan Pura Ulun Danu Beratan dengan partisipasi sekitar 1.500 generasi muda yang tampil secara bergiliran.

Parade tersebut dibuka langsung oleh Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya di Bamboo Stage The Blooms Bali, Minggu (21/6/2026), ditandai dengan penarikan replika gebogan.

Bupati Sanjaya mengatakan kegiatan budaya yang digelar dalam jangka waktu panjang tersebut sangat penting untuk memperkuat daya tarik destinasi wisata sekaligus memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan Bedugul.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tabanan, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada DTW Ulun Danu dan The Blooms Bali atas penyelenggaraan parade kesenian budaya berupa Gebogan dan Baleganjur ini. Kegiatan seperti ini sangat penting dalam meningkatkan kunjungan wisata sekaligus memperkuat daya tarik destinasi wisata di kawasan Bedugul dan sekitarnya,” ujar Sanjaya.

Ia menilai keberhasilan pengembangan sektor pariwisata tidak dapat dipisahkan dari upaya pelestarian budaya lokal. Menurutnya, keterlibatan sanggar-sanggar seni, yowana, ibu-ibu PKK, serta masyarakat adat menjadi bukti bahwa pelestarian warisan budaya dan pengembangan ekonomi pariwisata dapat berjalan beriringan.

“Ketika sektor pariwisata berkembang secara profesional, manfaatnya akan dirasakan oleh masyarakat, pengelola, dan pemerintah secara bersama-sama,” tegasnya.

Sanjaya juga mengaku bangga melihat perkembangan DTW Ulun Danu Beratan dan The Blooms Bali yang terus berbenah hingga berkembang menjadi destinasi wisata bertaraf internasional dan mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Sebelum pembukaan parade, para undangan disuguhkan penampilan gamelan dan tarian maskot Ulun Danu yang untuk pertama kalinya dipentaskan kepada publik. Penampilan tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Sanjaya karena sarat dengan nilai filosofis dan simbol spiritual masyarakat Bali.

“Saya apresiasi tadi adik-adik yang megambel, tarian maskot Ulun Danu yang perdana ditarikan sangat memukau dan luar biasa. Kita patut berbangga dan berbahagia dapat menyaksikan penampilan perdana dalam event yang sangat baik ini,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Ulun Danu Beratan Lestari I Wayan Mustika menjelaskan pelaksanaan parade selama kurang lebih satu setengah bulan bertujuan memberikan kesempatan lebih luas kepada wisatawan untuk menikmati berbagai atraksi budaya lokal yang ditampilkan secara bergiliran.

“Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi daya tarik tersendiri dalam meningkatkan kunjungan wisata ke DTW Ulun Danu Beratan dan The Blooms Bali,” ujar Mustika.

Ia menambahkan, tema "Dharma Santi Mahotsava" yang diusung tahun ini bermakna merajut persatuan melalui seni dan tradisi, sekaligus mempertegas posisi Bedugul sebagai destinasi wisata berbasis budaya yang mampu menghadirkan pengalaman autentik bagi wisatawan.

(sukadana)


Nyoman Sukadana
Editor

Nyoman Sukadana

Akrab disapa Menot adalah seorang jurnalis, kolumnis, publisher dan penulis buku asal Bali.