Podiumnews.com / Aktual / Sosial Budaya

Jaya Negara: Karya Agung Perkuat Tri Hita Karana

Oleh Nyoman Sukadana • 28 Juni 2026 • 22:17:00 WITA

Jaya Negara: Karya Agung Perkuat Tri Hita Karana
Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri penyineban Karya Agung di Pura Dang Khayangan Payogan Agung dan Taman Beji Segara Rupek, Buleleng, Minggu (28/6/2026). (Foto: Sukadana)

BULELENG, PODIUMNEWS.com – Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan pelaksanaan Karya Memungkah, Ngenteg Linggih, Tawur Tabuh Gentuh, Mapadudusan Agung Menawa Ratna di Pura Dang Khayangan Payogan Agung dan Taman Beji Segara Rupek menjadi momentum penting untuk memperkuat implementasi nilai Tri Hita Karana dalam kehidupan masyarakat Bali.

Hal tersebut disampaikan Jaya Negara saat menghadiri Penyineban Karya di kedua pura tersebut pada Redite Umanis Langkir, Minggu (28/6/2026).

"Kita tingkatkan rasa sradha bhakti sebagai upaya menjaga harmonisasi antara parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai implementasi Tri Hita Karana," ujar Jaya Negara.

Dalam kesempatan itu, Jaya Negara yang juga bertindak sebagai pangrajeg karya turut mengikuti prosesi Nuek Bagia Pulakerti yang menjadi bagian dari rangkaian penyineban karya.

Diiringi suara gambelan dan kidung suci, prosesi penyineban berlangsung khidmat diawali dengan ngias Ida Bhatara Sesuhunan, dilanjutkan persembahyangan bersama, serta diakhiri dengan sesolahan Topeng Dalem Sidakarya dan Nuek Bagia Pulakerti.

Jaya Negara mengatakan rangkaian pujawali tersebut merupakan momentum bagi masyarakat untuk terus meningkatkan sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam pelaksanaan karya tidak hanya berkaitan dengan aspek spiritual semata, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama, serta manusia dengan lingkungan.

"Pelaksanaan karya agung ini juga menjadi momentum untuk menjaga keharmonisan antara parahyangan, pawongan, dan palemahan," katanya.

Ia mengaku bersyukur seluruh rangkaian karya dapat berlangsung lancar berkat semangat gotong royong dan ngayah tulus ikhlas dari seluruh krama pengempon dan masyarakat.

"Dengan semangat ngayah dan kebersamaan, seluruh rangkaian karya hingga nutug Bulan Pitung Dina dapat berjalan dengan baik," ujarnya.

Sementara itu, Klian Desa Adat Sumberklampok I Putu Artana mengatakan Pujawali di Pura Dang Khayangan Payogan Agung dan Taman Beji Segara Rupek dilaksanakan setiap tahun bertepatan dengan Tilem Sasih Sadha.

Pada tahun ini, pujawali dirangkaikan dengan pelaksanaan Karya Memungkah, Ngenteg Linggih, Tawur Tabuh Gentuh, Mapadudusan Agung Menawa Ratna yang telah dimulai sejak 1 Mei 2026 melalui rangkaian matur piuning karya.

"Puncak karya telah dilaksanakan pada Tilem Sasih Sadha pada 14 Juni lalu dan dilanjutkan dengan Bhakti Penganyar hingga penyineban hari ini," kata Artana.

Ia menjelaskan rangkaian karya masih akan dilanjutkan dengan Upacara Nyegara Gunung pada Senin (29/6/2026), sebelum ditutup dengan Bulan Pitung Dina Karya pada 26 Juli 2026 mendatang.

Artana berharap pelaksanaan karya tersebut dapat membawa kesejahteraan bagi masyarakat serta memberikan kerahayuan bagi alam dan seluruh umat manusia.

(sukadana)


Nyoman Sukadana
Editor

Nyoman Sukadana

Akrab disapa Menot adalah seorang jurnalis, kolumnis, publisher dan penulis buku asal Bali.