Podiumnews.com / Aktual / Sosial Budaya

Walikota Denpasar Bakti Pujawali Padudusan Alit di Pura Luhur Candi Narmada

Oleh Kander Turnip • 29 Juni 2026 • 18:50:00 WITA

Walikota Denpasar Bakti Pujawali Padudusan Alit di Pura Luhur Candi Narmada
Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Bakthi Pujawali Padudusan Alit di Pura Luhur Candi Narmada, Denpasar, Bali, Senin (29/6/2026). (foto/sukadana)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, melaksanakan Bakti Pujawali Padudusan Alit di Pura Luhur Candi Narmada, Denpasar, Bali, Senin (29/6/2026). Puncak pujawali yang bertepatan dengan Hari Purnama Kasa tersebut berlangsung khidmat dan akan dilanjutkan dengan prosesi nyejer selama tujuh hari.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Jaya Negara didampingi Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Surya Antara.

Seusai persembahyangan, Walikota Jaya Negara menyampaikan rasa syukur karena dapat hadir dan mengikuti rangkaian Bakti Pujawali Padudusan Alit bersama para pamedek. Menurutnya, pelaksanaan yadnya seperti ini tidak hanya menjadi wujud bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, tetapi juga mempererat kebersamaan serta menjaga kelestarian warisan budaya dan tradisi Bali.

Kelihan Ageng Pura Luhur Candi Narmada, Dewa Mayadi, menjelaskan bahwa puncak pujawali dilaksanakan bertepatan dengan Hari Purnama Kasa. Selanjutnya, rangkaian nyejer berlangsung selama tujuh hari, dilanjutkan prosesi memasar pada 2 Juli dan nyineb pada 6 Juli. Puncak pujawali dipuput oleh Ida Pedanda Griya Timbul Kesiman dan Ida Pedanda Pengabang Griya Wanasari Sanur.

Dewa Mayadi juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemerintah Kota Denpasar terhadap pelaksanaan upacara keagamaan di Pura Luhur Candi Narmada.

"Terima kasih atas perhatian Bapak Walikota Jaya Negara beserta seluruh jajaran Pemerintah Kota Denpasar yang telah hadir dalam puncak pujawali, melaksanakan persembahyangan bersama, serta menyerahkan punia. Kehadiran ini menjadi penyemangat bagi pengempon dan seluruh krama dalam menjaga kelestarian pura serta tradisi yang diwariskan para leluhur," ujarnya. 

(sukadana/kturnip)


Kander Turnip
Editor

Kander Turnip